Proyek dengan Australia Batal, Prancis Jual Kapal Perang ke Yunani

Selasa, 28 September 2021 - 18:18 WIB
loading...
A A A
"Ini memungkinkan tindakan yang lebih efisien dan terkoordinasi untuk perdamaian, kerja sama dan stabilitas, dalam tatanan internasional yang didirikan di atas supremasi hukum dan penghormatan penuh terhadap komitmen," jelasnya.

Macron juga bersumpah bahwa pakta AS-Australia tidak akan memengaruhi strategi Prancis untuk kawasan Indo-Pasifik, di mana China tidak merahasiakan keinginannya untuk melakukan pengaruh militer yang signifikan.

"Kami memiliki satu juta warga yang tinggal di wilayah ini, dan lebih dari 8.000 tentara dikerahkan di sana," kata Macron, merujuk pada kehadiran Prancis melalui beberapa wilayah luar negeri di wilayah tersebut.

Dia menambahkan, bagaimanapun, Eropa harus berhenti bersikap naif mengenai persaingan geopolitik, sambil mengkonfirmasi bahwa duta besar Prancis untuk Washington, yang dipanggil pulang setelah krisis kapal selam, akan kembali pada hari Rabu.

Baca juga: Prancis Kembalikan Dubes ke Washington Pekan Depan Setelah Macron-Biden Bicara

Tidak ada rincian biaya yang diberikan tentang nilai kesepakatan, tetapi kapal-kapal tersebut akan dikirim mulai tahun 2024.

Kesepakatan itu tidak termasuk penjualan korvet Gowind Prancis, kemungkinan yang muncul dalam laporan media Yunani.

“Pembangunan oleh Prancis dari peralatan canggih ini berkontribusi pada pertahanan Eropa yang ambisius,” kata Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Infografis
Makin Tegang, Iran Mengirim...
Makin Tegang, Iran Mengirim Kapal Perang Alborz ke Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved