Eks Bos Keamanan Gedung Putih: Taliban Bisa Rebut 150 Senjata Nuklir Pakistan
Selasa, 28 September 2021 - 12:53 WIB
loading...
Para milisi Taliban menduduki istana presiden Afghanistan setelah Presiden Ashraf Ghani melarikan diri, Minggu (15/8/2021). Foto/Screenshot Al Jazeera/Twitter @latikambourke
A
A
A
WASHINGTON - Mantan bos keamanan Gedung Putih, John Bolton, memperingatkan dunia internasional bahwa Taliban bisa mengambil alih Pakistan dan merebut 150 unit senjata nuklirnya .
Bolton adalahg mantan penasihat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) era Presiden Donald Trump. Dia hanya menjabat dari April 2018 hingga September 2019.
Baca juga: Koma Lebih dari 15 Tahun, Pangeran Arab Saudi Tak Kunjung Bangun
Dia mengatakan kekhawatirannya itu adalah ancaman lebih lanjut setelah Taliban dengan mudah mengambil alih Afghanistan pada 15 Agustus 2021 lalu.
Ketika pasukan AS menarik diri dari Afghanistan bulan lalu, Taliban dengan cepat menguasai Kabul, memicu evakuasi massal yang diwarnai kekacauan di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul.
Bolton adalahg mantan penasihat keamanan nasional Amerika Serikat (AS) era Presiden Donald Trump. Dia hanya menjabat dari April 2018 hingga September 2019.
Baca juga: Koma Lebih dari 15 Tahun, Pangeran Arab Saudi Tak Kunjung Bangun
Dia mengatakan kekhawatirannya itu adalah ancaman lebih lanjut setelah Taliban dengan mudah mengambil alih Afghanistan pada 15 Agustus 2021 lalu.
Ketika pasukan AS menarik diri dari Afghanistan bulan lalu, Taliban dengan cepat menguasai Kabul, memicu evakuasi massal yang diwarnai kekacauan di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul.
Lihat Juga :