Iran: IAEA Harus Punya Akses ke Bahan Bakar Nuklir Kapal Selam Australia
Sabtu, 25 September 2021 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Berpidato di Majelis Umum PBB, Abbas Ultimatum Israel
Dia mencatat negara-negara yang menekan Iran untuk menghentikan pengayaan uranium hingga 60%, "yang untuk tujuan kemanusiaan dan damai," menyetujui penjualan kapal selam bertenaga nuklir ke Australia, yang menggunakan bahan bakar HEU dengan uranium pengayaan di atas 90%.
Baca juga: Erdogan: Saya Bekerja Baik dengan Bush, Obama dan Trump tapi Tidak dengan Biden
Gharibabadi menegaskan keyakinan Iran bahwa setiap anggota IAEA memiliki hak mengejar program nuklir damai, terlepas dari tingkat pengayaannya, berdasarkan kebutuhannya dan sejalan dengan pengamanan.
Pada saat yang sama, dia mendesak Inggris dan Amerika Serikat (AS) untuk meninggalkan "fasad vulgar standar ganda dan kemunafikan" dan menghindari mengkompromikan kewajiban mereka yang ditetapkan perjanjian non-proliferasi "dengan dalih dibuat-buat yang disebut masalah strategis."
Dia mencatat negara-negara yang menekan Iran untuk menghentikan pengayaan uranium hingga 60%, "yang untuk tujuan kemanusiaan dan damai," menyetujui penjualan kapal selam bertenaga nuklir ke Australia, yang menggunakan bahan bakar HEU dengan uranium pengayaan di atas 90%.
Baca juga: Erdogan: Saya Bekerja Baik dengan Bush, Obama dan Trump tapi Tidak dengan Biden
Gharibabadi menegaskan keyakinan Iran bahwa setiap anggota IAEA memiliki hak mengejar program nuklir damai, terlepas dari tingkat pengayaannya, berdasarkan kebutuhannya dan sejalan dengan pengamanan.
Pada saat yang sama, dia mendesak Inggris dan Amerika Serikat (AS) untuk meninggalkan "fasad vulgar standar ganda dan kemunafikan" dan menghindari mengkompromikan kewajiban mereka yang ditetapkan perjanjian non-proliferasi "dengan dalih dibuat-buat yang disebut masalah strategis."
Lihat Juga :