Erdogan Menantang AS, Keukeuh Lanjutkan Boyong S-400 Rusia

Sabtu, 25 September 2021 - 08:41 WIB
loading...
A A A
"Itu terdengar seperti ya." kata Brenan.

"Tentu saja, tentu saja, ya." tegas Erdogan.

Dia kemudian menegaskan bahwa dia berencana untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir bulan. Keduanya diperkirakan akan membahas sejumlah masalah, termasuk Suriah.

Selama wawancara, Erdogan juga mengatakan bahwa dia lebih suka AS menarik 900 tentaranya yang tersisa di negara tetangga Suriah. Pasukan Turki tetap berada di bagian utara negara itu sejak serangan militernya untuk memerangi pasukan Kurdi sekutu AS, setelah Trump berusaha menarik semua pasukan AS pada musim gugur 2019.

Ini hanyalah salah satu dari banyak gangguan dalam hubungan antara AS dan Turki, yang tetap menjadi kekuatan utama di Timur Tengah dan anggota NATO. Sebagai kandidat presiden, Biden mengatakan kepada dewan redaksi The New York Times pada Januari 2020 bahwa Erdogan adalah "seorang otokrat," dan mengutip kekuatannya yang luas dan penyalahgunaan kekuasaan. Erdogan tampaknya menepis kritik itu.

"Definisi Tuan Presiden tentang seorang otokrat tetap tidak saya ketahui, saya tidak tahu apa maksudnya," kata Erdogan kepada Brennan.

Dia juga mengatakan bahwa Presiden Biden tidak pernah menyampaikan kekhawatiran tentang masalah pelanggaran hak asasi manusia kepadanya selama percakapan pribadi mereka.

Sesuai dengan indeks peringkat dunia tahun 2020 Komite Perlindungan Jurnalis, Turki adalah penjara jurnalis terburuk kedua - setelah China - dan lebih buruk dari Iran dan Arab Saudi. Pemerintah Erdogan juga menangkap dan mendakwa sekitar 36.000 orang di Turki yang dituduh mengkritiknya atau terkait dengan tokoh-tokoh yang diyakini bertanggung jawab atas upaya kudeta untuk menggulingkannya pada 2016.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved