Kirim Puluhan Jet dan Bomber Nuklir, Taiwan Sebut China Penindas

Jum'at, 24 September 2021 - 15:54 WIB
loading...
Kirim Puluhan Jet dan...
Taiwan menyebut China penindas setelah mengirimkan puluhan jet tempur dan bomber nuklir ke wilayahnya. Foto/Ilustrasi
A A A
TAIPEI - Taiwan menyebut China penindas setelah Beijing mengirim total 24 pesawat tempur ke zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ). Ini adalah serangan terbesar ketiga dalam dua tahun terakhir di tengah ketegangan yang meningkat antara Beijing dan Taipei.

Pesawat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), termasuk pembom, jet tempur, pesawat anti-kapal selam dan pesawat peringatan dini serta kontrol udara, memasuki ADIZ Taiwan dalam dua kelompok, satu terdiri dari 19 pesawat dan kelompok kedua dari lima jet yang datang kemudian.

Baca juga: Gila-gilaan, 24 Pesawat Termasuk Bomber Nuklir China Terobos ADIZ Taiwan

Sebuah peta yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Taiwan menunjukkan beberapa pesawat China, termasuk pembom H-6, terbang di sekitar bagian selatan Taiwan dan mengarah ke timur pulau itu.

Sebagai tanggapan, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan peringatan radio dikeluarkan dan sistem rudal pertahanan udara dikerahkan untuk memantau aktivitas tersebut seperti dikutip dari CNN, Jumat (24/9/2021).

Serangan itu tidak melanggar wilayah udara kedaulatan Taiwan, yang membentang 12 mil laut dari pantainya. Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (AS) mendefinisikan ADIZ sebagai area yang ditentukan dari wilayah udara di atas darat atau air di mana suatu negara memerlukan identifikasi, lokasi, dan kontrol lalu lintas udara secepatnya dan positif dari pesawat untuk kepentingan keamanan nasional negara tersebut.

Jumlah serangan udara harian tertinggi yang dilaporkan oleh Taiwan terjadi pada 15 Juni, ketika 28 pesawat militer China terbang ke ADIZ Taiwan. Pada 12 April, 25 pesawat PLA memasuki ADIZ Taiwan dalam satu hari.

Baca juga: Rombongan 28 Pesawat Militer China Terabas ADIZ Taiwan

Tapi semacam serangan PLA ke ADIZ Taiwan telah menjadi kejadian hampir setiap hari.

Misalnya, sebelum penerbangan hari Kamis, ada dua serangan pada hari Rabu, satu pada hari Senin, empat pada hari Minggu dan 10 pada hari Jumat lalu, menurut Kementerian Pertahanan Taiwan.

Analis mengatakan penerbangan PLA kemungkinan memiliki beberapa tujuan untuk China, keduanya menunjukkan kekuatan PLA kepada audiens domestik, sambil memberikan data intelijen dan keterampilan militer China yang akan dibutuhkan dalam potensi konflik yang melibatkan Taiwan.

Presiden China Xi Jinping telah menolak untuk mengesampingkan pengerahan kekuatan militer untuk menguasai Taiwan jika perlu.

Baca juga: China Peringatkan AS Berhenti Dukung Taiwan: 'Main Api Akan Membakar Diri Sendiri'
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved