Bocor, DARPA Ingin Danai Proyek Menginfeksi Kelelawar China dengan Virus Corona

Kamis, 23 September 2021 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Meskipun Kantor Teknologi Biologi DARPA menolak proyek tersebut karena akan "berpotensi melibatkan penelitian Gain of Function" tanpa menilai risikonya, hal itu membiarkan pintu terbuka untuk pendanaan masa depan karena ada "beberapa komponen yang sangat menarik" dalam usul itu.

Menanggapi permintaan verifikasi dari outlet berita itu, DARPA menyatakan bahwa mereka “tidak pernah mendanai secara langsung, atau tidak langsung sebagai subkontraktor, aktivitas atau peneliti apa pun yang terkait dengan EcoHealth Alliance atau WIV.”

Dokumen-dokumen tersebut tidak memberikan bukti konklusif untuk mendukung teori yang disengketakan bahwa Covid-19 bocor dari laboratorium China, tetapi mereka lebih jauh menyoroti fakta badan-badan AS telah menyatakan minatnya dalam penelitian berisiko terhadap virus corona kelelawar pada tahun-tahun menjelang pandemi Covid-19.

Awal tahun ini, para ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghabiskan sekitar satu bulan di China dan menyimpulkan dalam laporan bahwa kasus yang diidentifikasi di Wuhan pada 2019 diyakini telah diperoleh dari “sumber zoonosis, seperti yang dilaporkan banyak (dari mereka yang awalnya terinfeksi) itu mengunjungi atau bekerja di Pasar Makanan Laut Grosir Huanan.”

Namun, skeptisisme AS atas laporan itu telah mendorong seruan untuk penyelidikan lain oleh badan kesehatan PBB.

Pada Juli, WHO menyerukan penyelidikan tahap kedua, yang akan mencakup audit laboratorium dan lembaga penelitian yang relevan di Wuhan.

Tetapi Wakil Menteri Kesehatan China, Zeng Yixin, membantah bahwa rencana itu menunjukkan “tidak menghormati akal sehat dan arogansi terhadap sains.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved