Bocor, DARPA Ingin Danai Proyek Menginfeksi Kelelawar China dengan Virus Corona

Kamis, 23 September 2021 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Proposal itu akhirnya ditolak karena masalah keamanan.

Dokumen-dokumen tersebut dirilis pekan ini oleh DRASTIC, tim investigasi ilmuwan berbasis web dari seluruh dunia.

DRASTIC mengklaim telah memperoleh dokumen dari seorang pelapor yang tidak dikenal.

Presiden EcoHealth Peter Daszak, ahli zoologi Inggris, terdaftar sebagai penanggung jawab Project Defuse, yang merupakan upaya kolaboratif dengan Institut Virologi Wuhan (WIV) dan sejumlah universitas AS, bersama dengan US Geological Survey National Pusat Kesehatan Satwa Liar dan Pusat Penelitian Palo Alto.

“Lembaga federal, termasuk Institut Kesehatan Nasional AS, memberikan EcoHealth Alliance total USD3,1 juta, dengan hampir USD600.000 digunakan sebagian untuk mengidentifikasi dan mengubah virus corona kelelawar yang kemungkinan menginfeksi manusia di WIV,” ungkap portal berita investigasi The Intercept awal bulan ini.

Menurut Telegraph, dokumen yang dirilis pekan ini oleh DRASTIC tampaknya dikonfirmasi asli oleh mantan anggota pemerintahan Donald Trump.

Mereka menunjukkan bahwa para peneliti sedang mencari cara menyesuaikan virus corona kelelawar untuk menargetkan "situs pembelahan khusus manusia". Ini akan membuat virus lebih mudah masuk ke sel manusia.

Dalam pernyataan, DRASTIC mengatakan, “Pembahasan proposal tentang pengenalan yang direncanakan dari situs pembelahan khusus manusia menunjukkan bahwa tinjauan lebih dekat oleh komunitas ilmiah yang lebih luas tentang masuk akal penyisipan buatan diperlukan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Tiga Dampak Jika Kanada...
Tiga Dampak Jika Kanada Ingin Bergabung dengan Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved