Menlu Jerman: Show Taliban di PBB Tidak akan Ada Gunanya

Kamis, 23 September 2021 - 06:29 WIB
loading...
Menlu Jerman: Show Taliban...
Majelis Umum PBB Sesi ke-76 digelar di kantor pusat PBB, New York, AS. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Jerman menyuarakan penentangan terhadap permintaan Taliban untuk berbicara di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Jerman mengatakan "show" oleh penguasa baru Afghanistan tidak akan ada gunanya.

Sikap Jerman itu diungkapkan pada Rabu (22/9/2021). Komite kredensial PBB sedang meninjau permintaan Taliban untuk berpidato di Majelis Umum PBB atas nama Afghanistan.

Saat ini Afghanistan masih diwakili di PBB oleh duta besar dari pemerintah yang runtuh bulan lalu.

Baca juga: Biden Tertidur Saat Bertemu PM Inggris di Gedung Putih, Wartawan Langsung Disuruh Pergi

“Menjadwalkan show di Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak akan menghasilkan apa-apa,” ungkap Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas kepada wartawan saat mengomentari permintaan Taliban tersebut.

Baca juga: Biden Serukan Palestina Merdeka untuk Memastikan Masa Depan Israel

“Yang penting adalah tindakan nyata dan bukan hanya kata-kata, termasuk hak asasi manusia dan khususnya hak-hak perempuan dan pemerintahan yang inklusif serta menjauhkan diri dari kelompok teroris,” ujar dia.

Baca juga: Mobil Ajudan Presiden Ukraina Diberondong Tembakan Senjata, Rusia Sangkal Terlibat

Maas mengatakan penting untuk berkomunikasi dengan Taliban, tetapi dia mengatakan, "Majelis Umum PBB bukanlah tempat yang tepat untuk itu."

Seorang pejabat senior AS menyarankan agar komite kredensial, yang mencakup Amerika Serikat, tidak akan membuat keputusan sebelum Majelis Umum berakhir pada Senin.

"Ini akan memakan waktu untuk mempertimbangkan," papar pejabat AS itu.

Belum ada negara yang secara resmi mengakui Taliban yang rezim brutalnya pada 1996-2001 hanya mendapat pengakuan dari tiga negara yakni Pakistan, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Taliban kembali berkuasa setelah pasukan AS keluar dari Afghanistan secara memalukan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved