Ribut dengan China, Australia Pernah Nyatakan Perang dengan Burung dan Kalah

Sabtu, 18 September 2021 - 10:38 WIB
loading...
A A A
Emu pemberani yang satu ini akan membunyikan alarm dan menunggu kawanannya melarikan diri ke semak belukar.

Burung-burung itu bepergian dengan kecepatan hampir 30 mil per jam dan membawa lebih banyak bulu daripada daging, burung-burung itu membuat target yang hampir mustahil.

Meredith tahu apa masalahnya. Emu itu terlalu cepat untuk penembak bersenpan Lewis yang tidak bergerak. Jadi, dia melakukan satu-satunya hal yang masuk akal yang tersedia baginya dan memasang senapan Lewis-nya ke truk dalam upaya proto-"Mad Max"-ian untuk menaklukkan emu. Rencananya diyakini berhasil. Tidak ada burung yang bisa berlari lebih cepat dari truk dan peluru. Taktik brilian itu berumur pendek. Para emu dapat menjaga jarak dari truk yang terbebani, dan medan yang tidak rata membuat membidik senjata hampir mustahil.

Bagaimana Itu Berakhir?

Setelah enam hari, 2.500 peluru telah ditembakkan. Jumlah burung yang dibunuh tetap tidak pasti, dengan beberapa perkiraan serendah 50 dan beberapa setinggi 500 ekor. Pada titik ini, pers lokal kurang terkesan dengan kampanye Meredith dan publisitas yang buruk menyebabkan Pearce menarik pasukannya.

Namun, Meredith benar-benar terkesan oleh emu, dengan menyatakan, "Jika kita memiliki divisi militer dengan kemampuan membawa peluru [ke] burung-burung ini, itu [burung-burung emu] akan menghadapi tentara mana pun di dunia. Mereka dapat menghadapi senapan mesin dengan kebal. Mereka seperti Zulus yang bahkan peluru dum-dum tidak bisa berhenti."

Kebuntuan militer tidak berlangsung lama. Dengan emu yang terus merusak tanaman petani, pasukan Meredith sekali lagi dikerahkan. Dengan laporan bahwa kampanye pertama berhasil membunuh 300 emu, serangan kedua pasti diuntungkan dari kegagalan pertama.

Dari 13 November hingga 10 Desember 1932, Meredith menyempurnakan seni membunuh emu. Menurut perkiraannya, dia membunuh 986 emu dan 2.500 lagi emu tewas karena luka-luka mereka. Kemenangan Meredith atas emu tidak berlangsung lama. Petani sekali lagi meminta bantuan militer pada tahun 1934, 1943, dan 1948, tetapi militer menolaknya setiap kali diminta. Penolakan pengerahan militer secara berulang inilah yang dianggap sebagai kemenangan burung emu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved