China Sebut Aliansi AS-Inggris-Australia Ancaman Serius Terhadap Stabilitas Kawasan

Kamis, 16 September 2021 - 21:52 WIB
loading...
China Sebut Aliansi...
China menilai aliansi pertahanan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia (AUKUS) yang baru dibentuk mengancam stabilitas di kawasan itu. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China menilai aliansi pertahanan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia (AUKUS) yang baru dibentuk mengancam stabilitas di kawasan itu. Beijing juga menilai ini juga dapat memicu perlombaan senjata.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, AUKUS sangat merusak perdamaian dan stabilitas regional, mengintensifkan perlombaan senjata dan merugikan upaya non-proliferasi internasional.

"Ini membuktikan sekali lagi bahwa negara-negara ini menggunakan ekspor nuklir sebagai alat untuk permainan geopolitik," ucapnya dalam sebuah pernyataan. Baca juga: AS, Australia dan Inggris Bentuk Aliansi Pertahanan Nuklir untuk Lawan China

“Setiap mekanisme regional tidak boleh merugikan (kepentingan) negara-negara ketiga,” sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (16/9/2021).

Sebelumnya diwartakan, semalam, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison bersama dengan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson dan Presiden AS, Joe Biden mendeklarasikan pembentukan kemitraan pertahanan dan keamanan AUKUS .

Dalam pernyataan bersama, mereka mengatakan tujuan aliansi ini adalah melindungi dan mempertahankan kepentingan bersama negara-negara ini di wilayah Indo-Pasifik. Baca juga: Presiden Korsel Minta Bantuan China Ajak Korut Berunding
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Iram Murka Inggris Beri...
Iram Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Berita Terkini
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved