Presiden Korsel Minta Bantuan China Ajak Korut Berunding

loading...
Presiden Korsel Minta Bantuan China Ajak Korut Berunding
Menlu China Wang Yi bersama Presiden Korsel Moon Jae-in (kanan) di Kementerian Luar Negeri di Seoul, Korea Selatan, 15 September 2021. Foto/Yonhap/REUTERS
SEOUL - Selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi, Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in berharap China terus mendukung proses perdamaian di Semenanjung Korea.

“Moon juga meminta China membantu upaya denuklirisasi Korea Utara (Korut),” ungkap kantor kepresidenan Korea Selatan pada Kamis (16/9/2021).

Pembicaraan Wang dan Moon berlangsung selama 40 menit. Presiden Korea Selatan mencatat peran dan kontribusi Beijing terhadap proses perdamaian di Semenanjung Korea.

Baca juga: Prancis Marah Besar Ditelikung AS dalam Proyek Kapal Selam Nuklir Australia



Moon menekankan pentingnya mengembalikan Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) ke dialog sesegera mungkin untuk denuklirisasi sepenuhnya.

Baca juga: Australia Bangun Kapal Selam Nuklir, Prancis dan China Beri Respons Keras

"(Presiden) meminta China terus memainkan peran konstruktif dalam memimpin Korea Utara untuk melanjutkan dialog," papar pernyataan kantor kepresidenan.

Baca juga: Video Viral! Taliban Temukan Rudal Balistik Buatan Soviet di Lembah Panjshir

Wang menegaskan kembali dukungan "tak tergoyahkan" China untuk denuklirisasi Semenanjung Korea dan kemajuan dalam hubungan antar-Korea. Wang berjanji China akan terus memainkan peran konstruktif.

Pertemuan itu berlangsung sebelum diketahui bahwa Korut pada 15 September meluncurkan dua rudal balistik ke arah Laut Jepang.



Rudal itu terbang sejauh 800 kilometer pada ketinggian 60 kilometer atau lebih.
(sya)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top