Tangkal Pengaruh China, AS Gelar KTT Pertama Koalisi Quad

Selasa, 14 September 2021 - 20:33 WIB
loading...
Tangkal Pengaruh China,...
Presiden AS Joe Biden akan menjadi tuan rumah pertemuan para pemimpin negara koalisi Quad Indo Pasifik. Foto/Ilustrasi/Time
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan menjamu para pemimpin Australia , India , dan Jepang di Gedung Putih minggu depan. Pertemuan itu untuk diskusi yang akan mencakup melawan pengaruh China yang meluas di kawasan Asia-Pasifik.

Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan puncak tatap muka pertama untuk kelompok yang dikenal sebagai koalisi “Quad”, karena Biden berupaya menjadikan kawasan itu sebagai prioritas utama dalam kebijakan luar negeri AS.

"Pertemuan Presiden Joe Biden dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga pada 24 September akan menunjukkan prioritas pemerintahan Biden untuk terlibat di Indo-Pasifik, termasuk melalui konfigurasi multilateral baru untuk memenuhi tantangan Abad ke-21,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Profesor Stanford Desak AS Hentikan Perburuan Mata-mata China di Kampus-kampus

Psaki mengatakan para pemimpin akan fokus pada isu-isu termasuk COVID-19, perubahan iklim, teknologi baru dan mempromosikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Kelompok ini umumnya berusaha mengecilkan fokusnya pada China. Setelah keempat pemimpin bertemu secara virtual pada bulan Maret, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa sementara mereka membahas tantangan yang diajukan oleh Beijing, pertemuan itu pada dasarnya bukan tentang China.

Sementara itu juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian pada konferensi pers reguler di Beijing mengatakan kerangka kerja sama regional apa pun harus mengikuti tren zaman dan kondusif untuk saling percaya dan kerja sama antara negara-negara kawasan.

Baca juga: Trump: Senjata yang Ditinggalkan di Afghanistan Bisa Diotak-atik China dan Rusia

"Seharusnya tidak menargetkan pihak ketiga atau merugikan kepentingan mereka," tegasnya.

“Pertumbuhan China adalah peningkatan kekuatan untuk perdamaian di dunia dan kabar baik bagi kawasan ini,” tambahnya.

Sedangakan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga membuat pengaturan untuk menghadiri pertemuan Quad secara langsung, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi mengatakan pada jumpa pers di Tokyo.

Motegi menegaskan bahwa meskipun Suga akan segera mengundurkan diri sebagai perdana menteri, arah Jepang di bawah pemimpin baru tidak akan berubah, dan negara itu akan tetap berkomitmen pada aliansinya dengan AS.

Baca juga: Jepang Mengaku Deteksi Kapal Selam China di Perairannya
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Start Mulus! Inggris...
Start Mulus! Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved