AS Kembali Ajak Korea Utara Duduk Satu Meja
Selasa, 14 September 2021 - 18:41 WIB
loading...
A
A
A
Pertemuan itu diadakan setelah Korut mengumumkan mereka telah melakukan uji coba rudal jelajah jarak jauh jenis baru selama akhir pekan.
"Kami berharap DPRK akan menanggapi secara positif berbagai tawaran kami untuk bertemu tanpa prasyarat," kata utusan AS itu, seraya menambahkan bahwa Washington juga akan terus menerapkan sepenuhnya semua resolusi Dewan Keamanan PBB seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (14/9/2021).
Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Kantor Berita Pusat Korea mengatakan bahwa Akademi Ilmu Pertahanan negara itu berhasil melakukan uji coba rudal jelajah jarak jauh jenis baru pada hari Sabtu dan Minggu.
“Rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan menempuh perjalanan selama 7.580 detik (126 menit) di sepanjang orbit penerbangan oval dan pola-8 di udara di atas wilayah daratan dan perairan DPRK dan mencapai target 1.500 km jauhnya,” bunyi pernyataan itu.
Baca juga: Korut Tembakkan Rudal Jelajah Jarak Jauh di Tengah Ketegangan dengan AS
Uji coba rudal terbaru ini terjadi setelah latihan militer gabungan AS-Korsel bulan lalu yang ditentang oleh Pyongyang , yang menyebutnya sebagai ancaman keamanan.
"Kami berharap DPRK akan menanggapi secara positif berbagai tawaran kami untuk bertemu tanpa prasyarat," kata utusan AS itu, seraya menambahkan bahwa Washington juga akan terus menerapkan sepenuhnya semua resolusi Dewan Keamanan PBB seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (14/9/2021).
Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Kantor Berita Pusat Korea mengatakan bahwa Akademi Ilmu Pertahanan negara itu berhasil melakukan uji coba rudal jelajah jarak jauh jenis baru pada hari Sabtu dan Minggu.
“Rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan menempuh perjalanan selama 7.580 detik (126 menit) di sepanjang orbit penerbangan oval dan pola-8 di udara di atas wilayah daratan dan perairan DPRK dan mencapai target 1.500 km jauhnya,” bunyi pernyataan itu.
Baca juga: Korut Tembakkan Rudal Jelajah Jarak Jauh di Tengah Ketegangan dengan AS
Uji coba rudal terbaru ini terjadi setelah latihan militer gabungan AS-Korsel bulan lalu yang ditentang oleh Pyongyang , yang menyebutnya sebagai ancaman keamanan.
Lihat Juga :