Taliban Sangkal Kabar Pemimpin Al-Qaeda Berlindung di Afghanistan

Selasa, 14 September 2021 - 14:36 WIB
loading...
Taliban Sangkal Kabar...
Pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahiri. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Taliban telah menguasai seluruh Afghanistan setelah runtuhnya pemerintah Kabul yang didukung Barat. Mereka berjanji kepada Rusia, Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain bahwa mereka tidak akan membiarkan al-Qaeda dan kelompok teroris lainnya beroperasi di Afghanistan.

“Laporan bahwa Pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahiri sedang disembunyikan Taliban tidak benar,” ungkap Mohammad Naim, juru bicara Taliban pada Sputnik, Selasa (14/9/2021).

"Ini bohong. Tidak ada hubungannya dengan kebenaran," papar Naim.

Baca juga: Tokoh Senior Taliban: Wanita Seharusnya Tak Bekerja Bersama Pria

Pada Minggu (12/9/2021), Michael Morell, analis intelijen yang menjabat sebagai direktur CIA era Presiden Barack Obama antara 2011 dan 2013, mengatakan kepada CBS Face the Nation bahwa intelijen AS percaya Zawahiri tinggal di Afghanistan.

Baca juga: Taliban Temukan 18 Batang Emas dan Uang Rp93 Miliar di Rumah Mantan Wapres Saleh

"Kami pikir begitu, yang berarti Taliban menyembunyikan Zawahiri hari ini. Taliban menyembunyikan al-Qaeda hari ini. Dan saya pikir itu poin yang sangat penting," ujar Morell. Pensiunan kepala CIA itu tidak merinci tuduhan itu.

Baca juga: Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan

Selama akhir pekan, Zawahiri dilaporkan terlihat dalam video yang dirilis pada peringatan 20 tahun serangan teror 9/11.

Analis intelijen berspekulasi bahwa rekaman itu belum tentu dibuat baru-baru ini, dan dapat difilmkan kapan saja sejak Februari 2020 dan penandatanganan perjanjian AS-Taliban di Doha tentang penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

Desas-desus bahwa pemimpin berusia 70 tahun itu telah meninggal mulai beredar pada November.

Namun, badan intelijen di AS dan negara lain tidak dapat memberikan bukti kuat bahwa dia telah meninggal.

Zawahiri menjabat sebagai orang nomor dua al-Qaeda selama beberapa dekade di bawah kepemimpinan Pendiri al-Qaeda Osama bin Laden.

Setelah dugaan pembunuhan Osama bin Laden dalam serangan US Navy SEAL di Pakistan, Zawahiri menjadi pemimpin kelompok tersebut.

Al-Qaeda dan kegiatan teroris internasionalnya dibayangi kebangkitan Negara Islam (ISIS) pada pertengahan 2010-an dan pembentukan 'kekhalifahan' kelompok ISIS di seluruh wilayah luas Suriah dan Afghanistan.

Antara 2014 dan 2017, koalisi pasukan yang termasuk Suriah, Hizbullah Lebanon, Rusia dan Iran serta AS, Irak dan milisi Syiah sekutu Baghdad, berjuang menghancurkan 'kekhalifahan' ISIS.

Suriah, Iran, Hizbullah, militer Rusia dan negara-negara lain serta aktor-aktor yang memerangi ekstremisme telah berulang kali menuduh AS, negara-negara Teluk, dan kekuatan lain bekerja sama dengan atau mendukung kelompok-kelompok teroris, termasuk al-Qaeda dan cabang Suriahnya yang berganti nama, Tahrir al-Sham.

Awal tahun ini, Jim Jeffrey, mantan utusan Donald Trump untuk koalisi Barat melawan ISIS yang membual tentang berbohong kepada presiden tentang ukuran sebenarnya dari jejak militer AS di Suriah, secara terbuka mengakui AS menganggap Tahrir al-Sham sebagai "aset" untuk strategi Washington saat ini di Suriah.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved