Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan

Selasa, 14 September 2021 - 06:15 WIB
loading...
Dunia Sambut Seruan...
Suasana konferensi bantuan untuk Afghanistan di kantor PBB di Jenewa, Swiss, 13 September 2021. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Janji dan sumbangan dari negara-negara di seluruh dunia mengalir menyambut seruan PBB untuk memberikan bantuan kemanusiaan segera kepada rakyat Afghanistan .

Pada konferensi yang diadakan pada Senin di Jenewa dan dihadiri Arab News, PBB meminta masyarakat internasional menyumbangkan USD606 juta dalam “seruan kilat” untuk membantu warga Afghanistan.

Saat ini Afghanistan membutuhkan bantuan ekonomi dan keuangan yang mendesak untuk mengimbangi situasi kemanusiaan yang mengerikan di negara itu, setelah Taliban mengambil kendali bulan lalu.

Baca juga: Mulai Berubah, Taliban Izinkan Wanita untuk Bersekolah

PBB meminta masyarakat internasional menyumbang dengan murah hati untuk membantu sekitar 18 juta orang di Afghanistan. Bantuan juga untuk para pengungsi Afghanistan di negara-negara tetangga, berupa makanan, tempat tinggal dan obat-obatan.

Baca juga: Korut Desak AS Dihukum atas Pelanggaran HAM Berat di Afghanistan

Perwakilan dari negara-negara Eropa, Jepang, Australia dan Amerika Serikat (AS) menjanjikan beberapa ratus juta dolar dalam bentuk sumbangan tunai segera.

Negara-negara lain di Timur Tengah berjanji membantu PBB memfasilitasi pekerjaannya di Afghanistan dan menyumbangkan persediaan kemanusiaan, obat-obatan dan bahan makanan.

Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) masing-masing menjanjikan USD50 juta di samping sumbangan kemanusiaan lainnya.

Menteri luar negeri Pakistan menekankan kesiapan negaranya menyediakan logistik dan bantuan untuk misi PBB, sambil mengacu pada peran bersejarah Pakistan dalam melindungi 3 juta pengungsi Afghanistan yang masih berada di negara itu sekarang.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres membuka acara tersebut dengan seruan untuk meningkatkan upaya membantu kaum miskin, anak perempuan dan wanita dewasa, yang mewakili segmen masyarakat Afghanistan yang paling rentan.

Dia juga meminta Taliban memastikan bantuan dikirimkan kepada mereka yang membutuhkannya, dan menjaga operasi kemanusiaan PBB di Afghanistan.

Guterres mengatakan Afghanistan menghadapi salah satu krisis terburuk bahkan sebelum Taliban mengambil alih karena kemiskinan.

Dia mendesak pemerintah Taliban bekerja sama dengan PBB di negara itu dan memastikan keselamatan staf dan pekerja bantuan. “Bahkan sebelum peristiwa dramatis dalam beberapa pekan terakhir, warga Afghanistan mengalami salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia,” ujar dia.

“Hari ini, satu dari tiga orang Afghanistan tidak tahu dari mana makanan mereka berikutnya akan datang. Tingkat kemiskinan meningkat dan layanan publik dasar hampir runtuh,” papar dia.

Dia menambahkan, “Banyak orang bisa kehabisan makanan pada akhir bulan ini, tepat saat musim dingin mendekat.”

Dia mengatakan PBB telah mengalokasikan USD20 juta dari Dana Tanggap Darurat untuk mendukung operasi kemanusiaan di Afghanistan.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menjanjikan bantuan sebesar USD100 juta.

Maas menambahkan, “Taliban akan dinilai dengan perbuatan bukan kata-kata. Afghanistan tidak boleh menjadi basis terorisme.”

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan negaranya menggandakan bantuannya ke Afghanistan, dan Taliban harus menghormati komitmen terhadap keragaman.

Perwakilan AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan kepada hadirin selama konferensi bahwa, "Kata-kata tidak cukup baik, dan kita harus melihat tindakan."

Thomas-Greenfield mengatakan negaranya menyumbangkan USD64 juta lagi dalam permohonan bantuan kilat di atas USD300 juta yang telah dijanjikan AS pada tahun fiskal saat ini.

Sekjen PBB untuk urusan kemanusiaan dan koordinator bantuan darurat Martin Griffiths mendesak masyarakat internasional maju membantu rakyat Afghanistan.

Dia menambahkan PBB berkomitmen melindungi hak-hak perempuan dan hak-hak minoritas, serta kebebasan berekspresi di Afganistan.

Griffiths mengadakan pembicaraan langsung dengan Taliban pekan lalu di mana dia memperoleh kesepakatan yang ditandatangani dari mereka untuk membantu PBB menjalankan misinya di Afghanistan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Kemenhut-ITTO Perkuat...
Kemenhut-ITTO Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Hutan Lestari dan Industri Kayu Tropis
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved