Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:30 WIB
loading...
Israel Kucurkan Rp917...
Permukiman Yahudi Efrat di Betlehem, Tepi Barat pada 30 Maret 2024. Foto/Wisam Hashlamoun/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Israel mengalokasikan 152 juta shekel (USD51 juta atau Rp917 miliar) untuk mempersiapkan rencana pembangunan 69 permukiman dan pos terdepan ilegal di Tepi Barat yang diduduki. Laporan itu diungkap kelompok anti-permukiman Israel, Peace Now, pada hari Kamis (11/6/2026), seperti dilaporkan Anadolu.

Alokasi tersebut dilakukan selama pemungutan suara melalui telepon oleh para menteri pekan lalu, kata kelompok itu dalam pernyataan.

Mereka menambahkan pemerintah Israel juga sedang mempersiapkan rancangan resolusi untuk mengalokasikan lebih dari 1 miliar shekel (USD337 juta) untuk membangun permukiman dan pos terdepan ilegal baru di wilayah yang diduduki.

Peace Now mengatakan keputusan tersebut mengalokasikan dana kepada Kementerian Perumahan untuk menyelesaikan prosedur perencanaan awal untuk permukiman yang dilegalkan oleh pemerintah antara tahun 2023 dan 2025, bersama dengan mempersiapkan rencana memperluas pembangunan permukiman di Tepi Barat.

Tidak ada komentar langsung dari pemerintah mengenai laporan tersebut.

Satu laporan terpisah oleh Axios mengatakan Kabinet Israel diperkirakan akan menyetujui rencana pendanaan untuk pendirian de facto 61 permukiman baru di Tepi Barat.

Laporan tersebut mengatakan pemerintah diperkirakan akan menghabiskan lebih dari USD350 juta selama beberapa tahun untuk mendirikan 61 pemukiman yang baru disetujui.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved