Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:30 WIB
loading...
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Bendera Iran dan AS disandingkan di atas meja. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Iran mengindikasikan mereka mungkin akan menilai kembali arah negosiasi yang bertujuan mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat menyusul perkembangan terkini. Para pejabat menekankan diplomasi tidak dapat dipisahkan dari situasi keamanan di lapangan.

Berbicara pada hari Rabu (10/6/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Ismail Baghaei mengatakan peristiwa dalam beberapa jam terakhir telah mengubah konteks di mana negosiasi berlangsung.

“Perkembangan beberapa jam terakhir mengharuskan penilaian ulang situasi saat ini, karena setiap proses diplomatik membutuhkan kondisi kondusif minimum untuk berlanjut,” ujar Baghaei dalam pernyataan yang dimuat kantor berita pemerintah Republik Islam (IRNA).

Baghaei mengatakan upaya diplomatik dan kesiapan militer tidak boleh dilihat sebagai jalur terpisah. Dia menggambarkannya sebagai alat pelengkap untuk melindungi kepentingan dan keamanan nasional Iran.

“Diplomasi dan militer bukanlah jalur terpisah, melainkan dua alat penting untuk menjaga kepentingan dan keamanan nasional Iran,” ujar dia.

Ia menambahkan, lembaga-lembaga negara Iran beroperasi dalam koordinasi penuh saat mereka menanggapi situasi yang berkembang.

Juru bicara itu juga menekankan angkatan bersenjata Iran tetap siap menanggapi ancaman apa pun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
Tambahan Upah Pungut...
'Tambahan Upah Pungut Kae Ono Tho' Jadi Bahasa Kode Bupati Etik Suryani Peras Pegawai BPKAD
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved