Demo Selamatkan Bumi, Aktivis Cantik Ini Ingin Telanjang Dada Keliling Dunia
Sabtu, 04 September 2021 - 14:01 WIB
loading...
Laura Amherst, 31, mahasiswi ilmu politik di Inggris yang siap demo telanjang dada keliling dunia untuk menarik publik agar peduli pada krisis iklim yang melanda Bumi. Foto/Laura Amherst
A
A
A
LONDON - Laura Amherst , 31, aktivis cantik Inggris, berencana demo keliling dunia dengan bertelanjang dada. Seperti protesnya di Oxford yang memikat publik, demonstran Extinction Rebellion ini ingin memengaruhi masyarakat internasional agar membantu memerangi perubahan iklim dengan tujuan akhir menyelamatkan Bumi.
Amherst bersikeras bahwa pacarnya berada tepat di belakang sikapnya yang tanpa bra—bahkan jika sang pacar menolak untuk bergabung dengannya dengan melepas pakaiannya.
Baca juga: Demo Selamatkan Bumi, Mahasiswi Ini Menari Telanjang Dada Berhari-hari
Mahasiswi politik Universitas Terbuka itu telah menyebabkan kegemparan pada demonstrasi "Impossible Rebellion" yang sedang berlangsung di Inggris, tetapi mengatakan polisi lebih dari senang untuk dia melanjutkan aksinya.
Sekarang dia ingin berubah untuk mengubah cara pandang para aktivis dan telah bersumpah untuk menyebarkan pesannya ke seluruh penjuru dunia untuk mendapatkan gravitasi dari situasi berbahaya ke dalam pikiran orang-orang.
"Saya tidak suka menyinggung orang—bukan itu masalahnya," katanya kepada The Mirror, Jumat (3/9/2021).
"Apa yang saya lakukan bukanlah tindak pidana. Saya harus mengakui bahwa awalnya saya pikir itu mungkin, tapi ternyata tidak," ujarnya.
"Polisi tidak punya masalah dengan saya saat ini dan ada begitu banyak dukungan."
Amherst bersikeras bahwa pacarnya berada tepat di belakang sikapnya yang tanpa bra—bahkan jika sang pacar menolak untuk bergabung dengannya dengan melepas pakaiannya.
Baca juga: Demo Selamatkan Bumi, Mahasiswi Ini Menari Telanjang Dada Berhari-hari
Mahasiswi politik Universitas Terbuka itu telah menyebabkan kegemparan pada demonstrasi "Impossible Rebellion" yang sedang berlangsung di Inggris, tetapi mengatakan polisi lebih dari senang untuk dia melanjutkan aksinya.
Sekarang dia ingin berubah untuk mengubah cara pandang para aktivis dan telah bersumpah untuk menyebarkan pesannya ke seluruh penjuru dunia untuk mendapatkan gravitasi dari situasi berbahaya ke dalam pikiran orang-orang.
"Saya tidak suka menyinggung orang—bukan itu masalahnya," katanya kepada The Mirror, Jumat (3/9/2021).
"Apa yang saya lakukan bukanlah tindak pidana. Saya harus mengakui bahwa awalnya saya pikir itu mungkin, tapi ternyata tidak," ujarnya.
"Polisi tidak punya masalah dengan saya saat ini dan ada begitu banyak dukungan."
Lihat Juga :