Pengantin Pria India Kawin Lari dengan Calon Ibu Mertuanya Hanya 9 Hari Sebelum Pernikahannya
Minggu, 13 April 2025 - 17:30 WIB
loading...
Pengantin pria India kawin lari dengan calon mertuanya. Foto/Oddity Central
A
A
A
NEW DELHI - Cinta memang buta! Seorang pria India berusia 20 tahun dituduh kawin lari dengan calon ibu mertuanya yang berusia 40 tahun hanya 9 hari sebelum pernikahannya.
Rahul dan Shivani, pasangan muda dari Aligarh, di negara bagian Uttar Pradesh, India , bersiap untuk menikah pada tanggal 16 April. Undangan telah dikirim, kerabat telah mengonfirmasi kehadiran mereka, tetapi hanya 9 hari sebelum hari besar, bencana melanda.
Pengantin pria berusia 20 tahun itu menjadi takut dan menghilang, tetapi dia tidak pergi sendirian; dia kawin lari dengan Anita, ibu berusia 40 tahun dari calon istrinya. Lebih parahnya lagi, pasangan itu juga mengambil tabungan pasangan itu dan tabungan keluarga Anita, sehingga Shivani dan ayahnya tidak punya uang sepeser pun.
Pada hari Minggu, 6 April, Rahul meninggalkan rumahnya dengan alasan akan membeli pakaian pengantin. Malam harinya, ia menelepon ayahnya untuk memberi tahu bahwa ia akan pergi dan meminta ayahnya untuk tidak repot-repot mencarinya.
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
Rahul dan Shivani, pasangan muda dari Aligarh, di negara bagian Uttar Pradesh, India , bersiap untuk menikah pada tanggal 16 April. Undangan telah dikirim, kerabat telah mengonfirmasi kehadiran mereka, tetapi hanya 9 hari sebelum hari besar, bencana melanda.
Pengantin pria berusia 20 tahun itu menjadi takut dan menghilang, tetapi dia tidak pergi sendirian; dia kawin lari dengan Anita, ibu berusia 40 tahun dari calon istrinya. Lebih parahnya lagi, pasangan itu juga mengambil tabungan pasangan itu dan tabungan keluarga Anita, sehingga Shivani dan ayahnya tidak punya uang sepeser pun.
Pada hari Minggu, 6 April, Rahul meninggalkan rumahnya dengan alasan akan membeli pakaian pengantin. Malam harinya, ia menelepon ayahnya untuk memberi tahu bahwa ia akan pergi dan meminta ayahnya untuk tidak repot-repot mencarinya.
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
Lihat Juga :