Bocor, Dokumen Skenario Pemakaman Ratu Elizabeth II

Sabtu, 04 September 2021 - 06:08 WIB
loading...
A A A
Dalam rincian lengkap rencana itu, hari kematian Ratu Elizabeth II akan disebut sebagai "Hari H," dan bendera di Whitehall akan diturunkan menjadi setengah tiang.

Dalam satu dokumen, Downing Street mengemukakan kekhawatiran bahwa mereka akan menghadapi gelombang kemarahan publik jika tidak dapat menurunkan bendera hingga setengah tiang dalam waktu 10 menit setelah aktivasi dan mungkin harus bergantung pada kontraktor eksternal.

Baca juga: Pangeran Harry Tulis 4 Buku soal Kehidupan Kerajaan, Salah Satunya Akan Rilis usai Ratu Elizabeth II Wafat

Sementara itu situs web keluarga kerajaan halamannya akan berubah menjadi hitam dengan pernyataan singkat yang mengonfirmasi kematian Ratu. Sedangkan situs web pemerintah Inggris - GOV.UK - akan menampilkan spanduk hitam di bagian atas. Semua halaman media sosial departemen pemerintah juga akan menampilkan spanduk hitam dan mengubah gambar profil mereka menjadi lambang departemen mereka. Konten yang tidak mendesak tidak boleh dipublikasikan. Retweet secara eksplisit dilarang kecuali disetujui oleh kepala komunikasi pemerintah pusat.

Pada hari yang sama, pada pukul 6 sore, setelah melakukan rapat dengan Perdana Menteri Inggris, Raja Charles akan menyampaikan siaran kepada negara.

Pada hari berikutnya, berturut-turut, Dewan Aksesi - yang mencakup tokoh-tokoh senior pemerintah - bertemu di Istana St. James untuk mengumumkan Raja Charles sebagai penguasa baru.

Peti mati Ratu Elizabeth akan dibawa ke Istana Buckingham jika ia meninggal di salah satu rumahnya dan Raja Charles akan melakukan memulai tur Inggris. Jasad Ratu Elizabteh akan dipajang di tengah Westminster Hall, yang akan dibuka untuk umum selama 23 jam per hari. Tiket akan dikeluarkan untuk VIP sehingga mereka dapat memiliki slot waktu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Jet Militer Pembawa...
Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan Udara Israel: Balasan atas Pembantaian Zionis di Lebanon
Rekomendasi
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved