Pendiri Taliban Mullah Baradar Disebut Akan Memimpin Pemerintahan Baru Afghanistan
Sabtu, 04 September 2021 - 02:35 WIB
loading...
A
A
A
"Itu akan terdiri dari 25 kementerian, dengan dewan konsultatif, atau syura, dari 12 cendekiawan Muslim," tambah sumber itu.
Juga, kata sumber itu, sedang direncanakan dalam enam sampai delapan bulan adalah loya jirga, atau majelis akbar, menyatukan para tetua dan perwakilan di seluruh masyarakat Afghanistan untuk membahas konstitusi dan struktur pemerintahan masa depan.
Semua sumber memperkirakan kabinet pemerintah sementara akan segera selesai, tetapi berbeda waktu tepatnya.
Kabar ini muncul di tengah upaya kelompok itu memerangi pasukan yang setia kepada republik yang ditaklukkan di Lembah Panjshir di utara Kabul. Taliban, yang merebut Kabul pada 15 Agustus setelah menyapu sebagian besar negara itu, telah menghadapi perlawanan sengit di Lembah Panjshir yang memakan korban tidak sedikit.
Baca juga: Pejuang Perlawanan Panjshir Musnahkan 450 Pasukan Taliban
Beberapa ribu pejuang milisi regional dan sisa-sisa angkatan bersenjata pemerintah telah berkumpul di lembah terjal itu di bawah kepemimpinan Ahmad Massoud, putra mantan komandan Mujahidin Ahmad Shah Massoud.
Juga, kata sumber itu, sedang direncanakan dalam enam sampai delapan bulan adalah loya jirga, atau majelis akbar, menyatukan para tetua dan perwakilan di seluruh masyarakat Afghanistan untuk membahas konstitusi dan struktur pemerintahan masa depan.
Semua sumber memperkirakan kabinet pemerintah sementara akan segera selesai, tetapi berbeda waktu tepatnya.
Kabar ini muncul di tengah upaya kelompok itu memerangi pasukan yang setia kepada republik yang ditaklukkan di Lembah Panjshir di utara Kabul. Taliban, yang merebut Kabul pada 15 Agustus setelah menyapu sebagian besar negara itu, telah menghadapi perlawanan sengit di Lembah Panjshir yang memakan korban tidak sedikit.
Baca juga: Pejuang Perlawanan Panjshir Musnahkan 450 Pasukan Taliban
Beberapa ribu pejuang milisi regional dan sisa-sisa angkatan bersenjata pemerintah telah berkumpul di lembah terjal itu di bawah kepemimpinan Ahmad Massoud, putra mantan komandan Mujahidin Ahmad Shah Massoud.
Lihat Juga :