Siap Bekerja Sama, UE Tolak Akui Pemerintahan Taliban

Sabtu, 04 September 2021 - 00:10 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab telah mengambil sikap serupa dengan Brussels. Berbicara dalam konferensi pers di Pakistan pada hari Jumat, Raab tegas bahwa Inggris tidak akan mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan yang sah, tetapi akan berkomunikasi dengan Kabul karena hal itu diperlukan untuk membantu orang melarikan diri.

Baca juga: Inggris Tak akan Akui Rezim Taliban tapi Tetap Bekerja Sama

Sementara itu, Beijing telah dijuluki "mitra utama" kelompok itu oleh juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia La Repubblica pada hari Rabu, mengutip rencana China untuk berinvestasi di Afghanistan.

Baca juga: Puji Luar Biasa, Taliban Andalkan Dana China

Taliban meyakinkan 100 negara bahwa warga negara asing dan warga negara Afghanistan yang ditunjuk akan diizinkan untuk melanjutkan dengan cara yang aman dan tertib ke titik keberangkatan dan perjalanan ke luar negeri, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Inggris, Amerika Serikat (AS), dan negara-negara lain dua hari sebelum batas waktu penarikan 31 Agustus lalu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
China Ancam Sanksi atas...
China Ancam Sanksi atas Kepatuhan Perusahaan Eropa pada Aturan UE
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Terungkap! Israel Sudah...
Terungkap! Israel Sudah Siapkan Perang Berhari-hari Lawan Iran, Panggil Tentara Cadangan
Rekomendasi
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
Gojek–Grab Merger,...
Gojek–Grab Merger, Driver Tolak Keras dan Siap Lakukan Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved