Yoshihide Suga akan Mundur sebagai Perdana Menteri Jepang

Jum'at, 03 September 2021 - 17:54 WIB
loading...
Yoshihide Suga akan...
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga. Foto/REUTERS
A A A
TOKYO - Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mengatakan dia tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai pemimpin partai bulan ini. Langkah ini menandakan akhir masa jabatannya.

Suga telah ditunjuk untuk posisi PM hanya setahun yang lalu setelah pengunduran diri Shinzo Abe.

Pengumuman mengejutkan itu muncul ketika peringkat popularitas Suga turun ke titik terendah sepanjang masa.

Baca juga: Taliban Klaim Rebut Jalan Masuk Utama ke Lembah Panjshir

Jepang yang masih dalam keadaan darurat sekarang bergulat dengan gelombang Covid terburuk yang pernah ada.

Baca juga: Jet Siluman Checkmate Versi Dua Kursi Lebih Diminati Pembeli Asing

Negara itu sekarang telah mengalami lebih dari 1,5 juta kasus virus corona. Jepang juga mengalami peluncuran vaksinasi yang lambat.

Baca juga: Ngerinya Banjir di New York, 41 Orang Meregang Nyawa

Keputusan untuk menjadi tuan rumah Olimpiade tahun ini meskipun pandemi memburuk juga terbukti sangat tidak populer.

"Hari ini di rapat eksekutif, Suga mengatakan dia ingin memfokuskan upayanya pada langkah-langkah anti-coronavirus dan tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan kepemimpinan," ungkap Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Liberal (LDP).

"Jujur, saya terkejut. Ini benar-benar disesalkan. Dia melakukan yang terbaik tetapi setelah mempertimbangkan dengan cermat, dia membuat keputusan ini," ujar dia.

Bursa saham Jepang naik tajam di tengah berita tersebut, dengan indeks saham Topix ditutup naik 1,6% setelah mencapai level tertinggi dalam tiga dekade.

Pasar keuangan Tokyo telah membuat keuntungan pekan ini di tengah harapan untuk pemerintahan yang lebih kuat menjelang perlombaan kepemimpinan partai berkuasa dan pemilihan umum di akhir tahun.

LDP yang berkuasa akan mengadakan pemilihan pada 29 September untuk memilih presidennya. Pemenang pemilihan kepemimpinan LDP secara luas diharapkan menjadi pemimpin Jepang karena LDP memegang mayoritas parlemen.

Pria berusia 72 tahun yang lahir dari keluarga petani stroberi itu pertama kali terpilih menjadi anggota Dewan Kota Yokohama pada 1987. Pada 1996, dia terpilih untuk Diet Jepang untuk pertama kalinya.

Pada 2005, Perdana Menteri Junichiro Koizumi mengangkatnya sebagai wakil menteri senior urusan dalam negeri dan komunikasi.

Tahun berikutnya, pengganti Koizumi, Shinzo Abe, mempromosikannya menjadi menteri dengan tiga jabatan kabinet, yang dia pegang hingga 2007.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved