Sebanyak 52% Rakyat AS Ingin Presiden Biden Lengser Terkait Afghanistan
Kamis, 02 September 2021 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, 60% pemilih setuju dengan pernyataan Senator Partai Republik asal South Carolina, Lindsey Graham, bahwa keputusan Biden untuk meninggalkan ribuan warga Afghanistan yang membantu AS dalam perang serta beberapa warga negara Amerika adalah pelanggaran yang bisa berakhir dengan pemakzulan.
Biden dituduh mengacaukan penarikan pasukan AS, terutama setelah 13 tentara militer Amerika tewas dalam serangan bom bunuh diri milisi ISIS Khorasan di bandara Kabul saat evakuasi memasuki hari-hari terakhirnya.
Setidaknya satu anggota militer telah secara vokal dan kontroversial menyatakan bahwa dia telah kehilangan kepercayaannya pada panglima tertinggi Amerika. Tentara bernama Letnan Kolonel Stuart Scheller itu juga menuntut "akuntabilitas" dan "kepemimpinan" dari pemerintah, yang menurutnya, tidak menunjukkan keduanya.
Terlepas dari kritik terhadap Biden, banyak yang tidak antusias tentang prospek Wakil Presiden Kamala Harris mengambil alih kursi kepresidenan.
Baca juga: AS Tinggalkan Helikopter Tak Berfungsi, Taliban Marah dan Merasa Dikhianati
Mayoritas responden setuju bahwa Harris tidak cocok untuk Oval Office Gedung Putih, dengan 47% secara keseluruhan mengatakan dia sama sekali tidak memenuhi syarat—sebuah pendapat yang disetujui sepertiga dari Partai Demokrat.
Biden dituduh mengacaukan penarikan pasukan AS, terutama setelah 13 tentara militer Amerika tewas dalam serangan bom bunuh diri milisi ISIS Khorasan di bandara Kabul saat evakuasi memasuki hari-hari terakhirnya.
Setidaknya satu anggota militer telah secara vokal dan kontroversial menyatakan bahwa dia telah kehilangan kepercayaannya pada panglima tertinggi Amerika. Tentara bernama Letnan Kolonel Stuart Scheller itu juga menuntut "akuntabilitas" dan "kepemimpinan" dari pemerintah, yang menurutnya, tidak menunjukkan keduanya.
Terlepas dari kritik terhadap Biden, banyak yang tidak antusias tentang prospek Wakil Presiden Kamala Harris mengambil alih kursi kepresidenan.
Baca juga: AS Tinggalkan Helikopter Tak Berfungsi, Taliban Marah dan Merasa Dikhianati
Mayoritas responden setuju bahwa Harris tidak cocok untuk Oval Office Gedung Putih, dengan 47% secara keseluruhan mengatakan dia sama sekali tidak memenuhi syarat—sebuah pendapat yang disetujui sepertiga dari Partai Demokrat.
Lihat Juga :