Peralatan Militer AS yang Sebelumnya Milik Tentara Afghanistan Nongol di Iran

Kamis, 02 September 2021 - 07:01 WIB
loading...
Peralatan Militer AS...
Truk milik tentara Iran mengangkut Humvee AS yang diambil dari Afghanistan di jalan raya yang menghubungkan pusat kota Semnan ke kota Garmsar, tenggara ibukota Teheran. Foto/twitter/persianintel
A A A
TEHERAN - Beberapa kendaraan lapis baja militer Amerika Serikat (AS) yang diduga milik tentara Afghanistan sebelum Taliban mengambil alih kendali negara itu, terlihat di Iran pada Rabu (1/9).

Kabar itu berdasarkan gambar-gambar yang dibagikan di media sosial.



Beberapa gambar yang dibagikan di Twitter menunjukkan truk milik tentara Iran yang mengangkut Humvee AS, yang diduga diambil dari Afghanistan, di jalan raya yang menghubungkan pusat kota Semnan ke kota Garmsar, tenggara ibukota Teheran.

Baca juga: Qatar Peringatkan Dunia Jangan Mengisolasi Taliban

Menteri Pertahanan Afghanistan sebelum pengambilalihan Taliban Bismillah Mohammadi men-tweet salah satu gambar yang beredar online, menyebut Iran sebagai “tetangga yang buruk.”

Baca juga: Taliban Menyeru Semua Negara Mengembalikan Misi Diplomatik ke Afghanistan

"Hari-hari buruk Afghanistan tidak akan berlangsung selamanya," tambah dia dalam tweet yang sama.

Baca juga: Sistem Pertahanan Udara Iran Mampu Deteksi Pesawat Siluman Musuh

Pihak berwenang Iran belum mengomentari gambar tersebut.

Al Arabiya English tidak dapat secara independen memverifikasi keaslian gambar-gambar yang dibagikan di media sosial.

Iran gembira dengan penarikan AS dari negara tetangga Afghanistan. Teheran telah mengisyaratkan sikapnya terhadap Taliban akan bergantung pada perilaku kelompok itu.

"Sifat hubungan kita dengan pemerintah tergantung pada sifat hubungan mereka dengan kita," ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada Sabtu.

Iran berbagi perbatasan 560 mil dengan Afghanistan.

Belum ada angka pasti untuk jumlah peralatan militer AS yang tertinggal setelah penarikan Amerika Serikat berakhir pada Senin. Kini sebagian besar peralatan itu disita Taliban sejak menguasai negara itu bulan lalu.

“Ada kekhawatiran di Washington bahwa senjata yang disita Taliban dapat diserahkan kepada musuh-musuh AS atau digunakan untuk menyerang kepentingan AS di kawasan itu,” papar laporan Reuters.

Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Kenneth McKenzie mengatakan pasukan AS mendemiliterisasi peralatan sebelum mereka benar-benar ditarik dari Afghanistan. Tindakan itu membuat marah Taliban.

Sejak menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, Taliban menguasai harta karun rampasan perang berupa peralatan militer yang telah diberikan kepada pemerintah Afghanistan oleh AS.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved