Sekjen PBB Peringatkan 'Bencana Kemanusiaan' di Afghanistan

Rabu, 01 September 2021 - 07:01 WIB
loading...
Sekjen PBB Peringatkan...
Sekjen PBB Antonio Guterres. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres memperingatkan "bencana kemanusiaan" yang menjulang di Afghanistan ketika dia mendesak negara-negara menyediakan dana darurat setelah kepergian pasukan Amerika Serikat (AS).

Guterres menyatakan keprihatinannya yang mendalam pada krisis kemanusiaan dan ekonomi yang semakin dalam di negara itu. Dia menambahkan layanan dasar terancam runtuh “sepenuhnya” di Afghanistan.

“Sekarang lebih dari sebelumnya, anak-anak Afghanistan, perempuan dan laki-laki membutuhkan dukungan dan solidaritas masyarakat internasional,” ujar dia, saat memohon dukungan keuangan dari berbagai negara untuk Afghanistan.

Baca juga: Video Viral, Taliban Berseragam Pasukan AS Kuasai Bandara Kabul

“Saya mendesak semua negara anggota untuk menggali lebih dalam bagi orang-orang Afghanistan di saat-saat tergelap mereka membutuhkan. Saya mendesak mereka menyediakan dana yang tepat waktu, fleksibel dan komprehensif,” papar dia.

Baca juga: Pertempuran Pecah di Lembah Panjshir, 8 Pasukan Taliban Meregang Nyawa

Guterres mengumumkan PBB akan merilis rincian seruan kilat untuk Afghanistan pekan depan.

Baca juga: Mesir Larang Buku-buku Ikhwanul Muslimin Masuk Masjid

“Informasi tersebut akan merinci kebutuhan kemanusiaan paling mendesak dan persyaratan pendanaan yang dibutuhkan selama empat bulan ke depan,” ujar dia.

“Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat Martin Griffiths akan mengoordinasikan seluruh sistem PBB dalam persiapan pendanaan,” ungkap Guterres.

Dia mengatakan hampir setengah dari populasi Afghanistan, 18 juta orang, membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak untuk bertahan hidup.

“Satu dari tiga rakyat Afghanistan tidak tahu dari mana makanan mereka berikutnya akan datang. Lebih dari separuh anak balita diperkirakan mengalami kekurangan gizi akut pada tahun depan,” papar dia.

“Orang-orang kehilangan akses ke barang dan jasa mendasar setiap hari. Bencana kemanusiaan membayangi,” ujar Guterres.

Dia menambahkan, kekeringan parah dan datangnya kondisi musim dingin yang keras berarti makanan tambahan, tempat tinggal dan pasokan kesehatan "harus segera dilacak" ke Afghanistan.

“Saya meminta semua pihak memfasilitasi akses kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan untuk pasokan yang menyelamatkan jiwa dan menopang kehidupan, serta untuk semua pekerja kemanusiaan pria dan wanita,” ungkap dia.

Guterres mengatakan komitmen badan-badan kemanusiaan untuk tinggal di Afghanistan dan memberikan bantuan “tidak akan goyah.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Kemenhut-ITTO Perkuat...
Kemenhut-ITTO Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Hutan Lestari dan Industri Kayu Tropis
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved