Video Viral, Taliban Berseragam Pasukan AS Kuasai Bandara Kabul
Rabu, 01 September 2021 - 00:18 WIB
loading...
A
A
A
Foto beredar setelah penerbangan terakhir AS lepas landas dari bandara Kabul. Tembakan dan sorakan juga dilaporkan terdengar di penjuru kota Kabul.
Baca juga: Mesir Larang Buku-buku Ikhwanul Muslimin Masuk Masjid
Video juga dibagikan di Twitter sebelumnya yang menunjukkan para pejuang Taliban melepaskan tembakan ke udara untuk menandai berakhirnya 20 tahun pendudukan Amerika Serikat.
Nyanyian "Alhamdulillah" dapat didengar sebagai latar belakang di beberapa video lainnya yang segera viral.
Situasi ini terjadi ketika kepala US CENTCOM Kenneth McKenzie meyakinkan bahwa AS telah melakukan demiliterisasi beberapa peralatan militer di Afghanistan yang tidak dapat dibawa kembali selama penarikan.
Peralatan militer bernilai miliaran dolar dikhawatirkan telah jatuh ke tangan Taliban, termasuk helikopter Black Hawk dan Humvee, dan juga perangkat biometrik militer yang dapat digunakan untuk melacak mantan sekutu Afghanistan yang bekerja dengan Amerika Serikat.
Peralatan itu awalnya dipasok untuk meningkatkan kemampuan pasukan Afghanistan dan dilaporkan ditinggalkan militer AS di tengah kekacauan evakuasi dari negara itu.
Baca juga: Mesir Larang Buku-buku Ikhwanul Muslimin Masuk Masjid
Video juga dibagikan di Twitter sebelumnya yang menunjukkan para pejuang Taliban melepaskan tembakan ke udara untuk menandai berakhirnya 20 tahun pendudukan Amerika Serikat.
Nyanyian "Alhamdulillah" dapat didengar sebagai latar belakang di beberapa video lainnya yang segera viral.
Situasi ini terjadi ketika kepala US CENTCOM Kenneth McKenzie meyakinkan bahwa AS telah melakukan demiliterisasi beberapa peralatan militer di Afghanistan yang tidak dapat dibawa kembali selama penarikan.
Peralatan militer bernilai miliaran dolar dikhawatirkan telah jatuh ke tangan Taliban, termasuk helikopter Black Hawk dan Humvee, dan juga perangkat biometrik militer yang dapat digunakan untuk melacak mantan sekutu Afghanistan yang bekerja dengan Amerika Serikat.
Peralatan itu awalnya dipasok untuk meningkatkan kemampuan pasukan Afghanistan dan dilaporkan ditinggalkan militer AS di tengah kekacauan evakuasi dari negara itu.
Lihat Juga :