Mufti Besar Sheikh Abdul Latif: Lebanon Menuju Kehancuran Total

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 18:01 WIB
loading...
Mufti Besar Sheikh Abdul...
Demonstran berhadapan dengan polisi antihuru-hara di Beirut, Lebanon. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Mufti Besar Sheikh Abdul Latif Derian memperingatkan Lebanon menuju keruntuhan total kecuali tindakan diambil untuk memperbaiki berbagai krisis termasuk krisis keuangan.

Peringatan itu tak dapat dianggap remeh karena muncul dari ulama Muslim Sunni paling senior di negara itu.

Mufti Besar Sheikh Abdul Latif: Lebanon Menuju Kehancuran Total


Keruntuhan ekonomi yang dimulai pada 2019 telah mencapai titik terendah baru bulan ini, yang menyebabkan kekurangan bahan bakar minyak (BBM) yang melumpuhkan banyak layanan penting dan menyebabkan banyak insiden keamanan yang melibatkan rebutan BBM.

Baca juga: China Marah Kapal Perang Angkatan Laut AS Melintasi Selat Taiwan

Kepala salah satu badan keamanan utama, Mayor Jenderal Abbas Ibrahim, memerintahkan para perwiranya berdiri teguh dalam menghadapi krisis.

Baca juga: Pakistan Lebih Percaya Pemerintahan Taliban, Siap Kerja Sama Militer

Menurut Ibrahim, krisis bisa berlarut-larut. Dia memperingatkan kekacauan yang akan terjadi jika negara runtuh.

Baca juga: Taliban Perintahkan Penduduk Kabul Serahkan Senjata dan Amunisi

Peringatan itu adalah beberapa yang terkuat dari para pejabat Lebanon tentang gawatnya situasi.

Laju kemunduran yang semakin cepat telah menambah kekhawatiran internasional tentang negara yang disatukan kembali setelah perang saudara 1975-1990. Lebanon hingga kini masih sangat terbelah oleh persaingan sektarian dan faksi.

Sekjen PBB kemarin menyerukan agar pemerintah baru segera dibentuk di Lebanon.

Politisi Lebanon telah gagal menyepakati pemerintahan bahkan ketika mata uang telah kehilangan lebih dari 90% nilainya dan lebih dari setengah orang Lebanon jatuh ke dalam kemiskinan.

Bahkan obat-obatan penting pun sulit ditemukan. Pasien kanker yang sudah diberitahu pengobatannya tidak bisa dijamin, menggelar protes kemarin.

"Kami khawatir bahwa kesabaran rakyat Lebanon akan habis dan kita semua akan jatuh ke dalam tungku kekacauan total, manifestasi yang mulai kita lihat di segala bidang," ujar Sheikh Derian saat khotbah Jumat dalam komentar yang dirilis Kantor Berita Nasional.

"Masalahnya membutuhkan penanganan yang serius dan segera. Jika tidak, kita benar-benar akan menuju ke yang lebih buruk dan keruntuhan total," papar dia, mencatat bentrokan yang berkobar di beberapa bagian Lebanon.

Bank Dunia mengatakan Lebanon adalah salah satu keruntuhan terburuk yang pernah tercatat. Akar penyebabnya beragam, termasuk puluhan tahun korupsi di pemerintahan dan kebijakan negara yang tidak berkelanjutan dibiayai.

Para donor asing mengatakan mereka akan memberikan bantuan begitu pemerintah terbentuk untuk memulai reformasi.

Mufti Besar Derian mendesak Presiden Lebanon Michael Aoun mencoba menyelamatkan apa yang tersisa dari masa jabatannya.

"Kalau tidak, kita akan ke dasar neraka," papar dia, mengingat peringatan Aoun September lalu bahwa Lebanon akan masuk neraka jika pemerintah tidak dibentuk.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Berita Terkini
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved