Dalam 24 Jam, Ratusan Siswa Nigeria Korban Penculikan Dibebaskan
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
“Saya menghabiskan banyak uang tetapi hari ini, saya senang,” katanya kepada The Associated Press pada hari Jumat. Dia tidak merinci berapa banyak dia telah membayar atau apakah pejabat pemerintah telah terlibat.
Anak-anak itu kemudian dibawa ke ibu kota negara bagian Niger, Minna, di mana mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dan bertemu dengan gubernur. Video menunjukkan sejumlah anak-anak TK keluar dari minibus putih, gadis-gadis kecil mengenakan jilbab biru panjang yang dikenal sebagai cadar.
Sementara Nigeria telah melihat sejumlah penculikan sekolah untuk tebusan, penculikan negara bagian Niger membuat orang terperanjat karena anak-anak masih sangat muda. Konsekuensinya juga bisa bertahan lama karena orang tua mempertimbangkan kembali apakah akan menyekolahkan anak-anak mereka.
“Ini telah mempengaruhi moral dan kepercayaan masyarakat dan bahkan membuat orang tua berpikir dua kali sebelum mereka mengirim anak-anak mereka ke sekolah,” kata Gubernur negara bagian Niger Abubakar Sani Bello tentang penculikan anak-anak tersebut.
"Kami akan melakukan apa pun untuk membawa (para penculik) ke pengadilan," tegasnya.
Karena serangan telah meningkat di utara, ada juga tanda-tanda bahwa mereka menjadi lebih ganas.
Setelah satu penculikan di sebuah universitas di negara bagian Kaduna awal tahun ini, KKB menuntut uang tebusan yang setara dengan ratusan ribu dolar. Mereka membunuh lima siswa untuk memaksa orang tua siswa lain mengumpulkan uang dan kemudian membebaskan 14 lainnya.
Baca juga: Seratus Penduduk Desa Nigeria yang Diculik KKB Dibebaskan
Anak-anak itu kemudian dibawa ke ibu kota negara bagian Niger, Minna, di mana mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dan bertemu dengan gubernur. Video menunjukkan sejumlah anak-anak TK keluar dari minibus putih, gadis-gadis kecil mengenakan jilbab biru panjang yang dikenal sebagai cadar.
Sementara Nigeria telah melihat sejumlah penculikan sekolah untuk tebusan, penculikan negara bagian Niger membuat orang terperanjat karena anak-anak masih sangat muda. Konsekuensinya juga bisa bertahan lama karena orang tua mempertimbangkan kembali apakah akan menyekolahkan anak-anak mereka.
“Ini telah mempengaruhi moral dan kepercayaan masyarakat dan bahkan membuat orang tua berpikir dua kali sebelum mereka mengirim anak-anak mereka ke sekolah,” kata Gubernur negara bagian Niger Abubakar Sani Bello tentang penculikan anak-anak tersebut.
"Kami akan melakukan apa pun untuk membawa (para penculik) ke pengadilan," tegasnya.
Karena serangan telah meningkat di utara, ada juga tanda-tanda bahwa mereka menjadi lebih ganas.
Setelah satu penculikan di sebuah universitas di negara bagian Kaduna awal tahun ini, KKB menuntut uang tebusan yang setara dengan ratusan ribu dolar. Mereka membunuh lima siswa untuk memaksa orang tua siswa lain mengumpulkan uang dan kemudian membebaskan 14 lainnya.
Baca juga: Seratus Penduduk Desa Nigeria yang Diculik KKB Dibebaskan
(ian)
Lihat Juga :