Rusia Pasang Rudal Hipersonik ‘Pembunuh Kapal Induk’ di Semua Kapal Perangnya

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 21:00 WIB
loading...
Rusia Pasang Rudal Hipersonik...
Kapal perang Rusia meluncurkan rudal pembunuh kapal induk dalam uji coba. Foto/Russia’s Ministry of Defense
A A A
MOSKOW - Hampir semua kapal perang Angkatan Laut Rusia akan membawa rudal canggih terbaru yang dirancang untuk membunuh kapal perang dan kapal induk musuh dalam satu pukulan mematikan.

Pernyataan itu diungkapkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia setelah menandatangani kontrak dengan perusahaan rudal hipersonik.

RIA Novosti melaporkan panglima militer telah menandatangani kesepakatan dengan biro desain roket NPO Mashinostroyenia.

Baca juga: Mantan Menteri Komunikasi Afghanistan Kini Jadi Kurir Sepeda di Jerman

Berdasarkan ketentuan perjanjian, pengiriman rudal Zirkon akan diterima tahun depan. Ini menandai pertama kalinya sejumlah rudal hipersonik anti-kapal telah dikerahkan secara rutin.

Baca juga: Staf Tinggalkan Dokumen Warga Afghanistan yang Kerja di Kedubes Inggris di Kabul

Bulan lalu, satu kapal perang yang berlayar di perairan Arktik melaporkan keberhasilan uji tembak Zirkon.

Baca juga: Taliban: Ledakan Tambahan di Kabul adalah Ulah Pasukan Amerika Serikat

“Rudal itu mengenai sasaran di Laut Putih dengan serangan langsung pada jarak lebih dari 350 kilometer. Tes tersebut mengkonfirmasi kinerja taktis dan teknis rudal, dan kecepatan terbangnya sekitar Mach 7,” ungkap laporan RIA.

Ini berarti bahwa proyektil itu terbang dengan kecepatan hipersonik, tujuh kali lebih cepat dari kecepatan suara.

Zircon telah dijuluki :pembunuh kapal induk” karena satu hulu ledak berpotensi menjatuhkan target besar.

Hanya beberapa pekan yang lalu, Kepala Komando Strategis Amerika Serikat (AS) Laksamana Charles Richard memperingatkan, “Arsitektur sensor berbasis terestrial dan luar angkasa AS saat ini mungkin tidak cukup untuk mendeteksi dan melacak rudal hipersonik ini.”

Menurutnya, armada NATO bisa menjadi rentan jika kemajuan teknologi aliansi Barat tidak mengikuti laju perkembangan rudal Rusia.

Serangkaian insiden tegang antara kapal perang NATO dan pelaut Rusia dalam beberapa pekan terakhir telah menimbulkan kekhawatiran bahwa potensi konflik maritim dapat terjadi.

Pada Juni, kapal perang Inggris HMS 'Defender' berlayar ke perairan sekitar Krimea yang menurut Inggris sebenarnya milik Ukraina.

Pasukan Rusia menanggapi dengan menerbangkan jet tempur dan tembakan peringatan.

Duta besar Rusia untuk Inggris, Andrey Kevin, memperingatkan pekan ini bahwa kepala pertahanan akan memastikan pelanggaran yang terjadi di masa depan akan “lebih sulit”.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved