Staf Tinggalkan Dokumen Warga Afghanistan yang Kerja di Kedubes Inggris di Kabul
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 16:52 WIB
loading...
Kertas-kertas dokumen berisi data warga Afghanisan yang ingin meninggalkan negara itu, berada di dalam Humvee di depan kedutaan besar Inggris dan Kanada di Kabul pada 19 Agustus 2021. Foto/alarabiya/afp
A
A
A
KABUL - Staf di Kementerian Luar Negeri Inggris meninggalkan dokumen berisi rincian kontak warga Afghanistan yang bekerja untuk pemerintah Inggris.
“Dokumen penting itu tersebar di halaman kompleks Kedutaan Besar Inggris di Kabul yang disita Taliban,” papar laporan The Times.
"Panggilan telepon ke nomor-nomor pada dokumen mengungkapkan beberapa karyawan Afghanistan dan keluarga mereka tetap terdampar di sisi yang salah dari tembok perimeter bandara, beberapa hari setelah rincian mereka ditinggalkan di tanah dalam evakuasi kedutaan yang tergesa-gesa pada 15 Agustus," ungkap laporan surat kabar Inggris tersebut.
Baca juga: Taliban: Ledakan Tambahan di Kabul adalah Ulah Pasukan Amerika Serikat
“Dokumen-dokumen itu termasuk nama dan alamat seorang anggota terkemuka staf kedutaan di Kabul, anggota staf lain dan rincian kontak mereka serta CV dan alamat pelamar pekerjaan sebagai juru bahasa,” ungkap laporan itu.
Baca juga: NATO Salahkan Taliban, AS Malah Beri Info Intelijen pada Taliban Soal ISIS
Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, dan staf asing di berbagai kedutaan besar di negara itu segera dievakuasi dari bandara Kabul dalam upaya pemerintah mereka menjaga mereka tetap aman.
“Dokumen penting itu tersebar di halaman kompleks Kedutaan Besar Inggris di Kabul yang disita Taliban,” papar laporan The Times.
"Panggilan telepon ke nomor-nomor pada dokumen mengungkapkan beberapa karyawan Afghanistan dan keluarga mereka tetap terdampar di sisi yang salah dari tembok perimeter bandara, beberapa hari setelah rincian mereka ditinggalkan di tanah dalam evakuasi kedutaan yang tergesa-gesa pada 15 Agustus," ungkap laporan surat kabar Inggris tersebut.
Baca juga: Taliban: Ledakan Tambahan di Kabul adalah Ulah Pasukan Amerika Serikat
“Dokumen-dokumen itu termasuk nama dan alamat seorang anggota terkemuka staf kedutaan di Kabul, anggota staf lain dan rincian kontak mereka serta CV dan alamat pelamar pekerjaan sebagai juru bahasa,” ungkap laporan itu.
Baca juga: NATO Salahkan Taliban, AS Malah Beri Info Intelijen pada Taliban Soal ISIS
Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, dan staf asing di berbagai kedutaan besar di negara itu segera dievakuasi dari bandara Kabul dalam upaya pemerintah mereka menjaga mereka tetap aman.
Lihat Juga :