Mengutuk, Taliban Salahkan AS Atas Serangan Bom Bandara Kabul

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 13:52 WIB
loading...
Mengutuk, Taliban Salahkan...
Mengutuk serangan bom di Bandara Kabul, Taliban menyalahkan AS atas serangan tersebut. Foto/WSJ
A A A
KABUL - Kelompok Taliban mengutuk serangan bom bunuh diri kembar di Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul, Afghanistan . Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

Mujahid kemudian menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas serangan tersebut. Menurutnya, pasukan AS bertanggung jawab atas keamanan daerah di mana ledakan kembar itu terjadi.

"Imarah Islam mengutuk keras pemboman warga sipil di bandara Kabul, yang terjadi di daerah di mana pasukan AS bertanggung jawab atas keamanan. Imarah Islam sangat memperhatikan keamanan dan perlindungan rakyatnya," kata Mujahid seperti dilansir dari Hindustan Times, Jumat (27/8/2021)..

Menyebut ledakan kembar itu sebagai aksi teroris, Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa Taliban telah memperingatkan AS dan pasukan barat lainnya tentang kemungkinan serangan oleh ISIS .

Baca juga: ISIS Klaim Serangan Bom Bandara Kabul yang Membunuh 12 Tentara AS

Televisi Turki Haberturk mengutip seorang pejabat Taliban yang mengatakan bahwa ledakan itu terjadi karena kehadiran pasukan asing.

"Begitu situasi bandara diketahui dan pasukan asing pergi, kami tidak akan melakukan serangan seperti itu lagi," seorang pejabat Taliban dikutip oleh saluran Turki.

"Seluruh dunia harus mengutuk ini," kata juru bicara itu kepada saluran berita.

Ledakan itu terjadi ketika AS dan sekutunya sedang menyelesaikan proses evakuasi dan negara-negara barat telah mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan serangan. Kedutaan Besar AS di Kabul mengeluarkan peringatan keamanan yang meminta orang-orang untuk tidak melakukan perjalanan ke bandara. Warga AS yang berada di Gerbang Timur atau Gerbang Utara harus segera pergi.

Baca juga: Muncul Ancaman Serangan dari ISIS, Warga Diminta Hindari Bandara Kabul

Krisis keamanan telah menjadi ancaman bagi proses evakuasi yang sedang berlangsung. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan pasukan harus terus mengevakuasi sebanyak mungkin orang yang rentan tanpa menghentikan upaya evakuasi saat ini.

"Prioritas kami tetap mengevakuasi sebanyak mungkin orang ke tempat yang aman secepat mungkin," tweetnya setelah dua ledakan mematikan menghantam kerumunan di perimeter bandara di ibukota Afghanistan itu.

Senator AS Lindsey Graham dalam sebuah tweet meminta Presiden Joe Biden membuat pangkalan udara Bagram sebagai alternatif bandara Kabul.

"Kami memiliki kemampuan untuk membangun kembali kehadiran kami di Bagram untuk terus mengevakuasi warga Amerika dan sekutu Afghanistan kami. Kesalahan terbesar dalam bencana ini adalah meninggalkan Bagram," tweet Graham.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved