Bayi Afghanistan Ini Diberi Nama Kode Pesawat Evakuasi AS

Kamis, 26 Agustus 2021 - 12:16 WIB
loading...
Bayi Afghanistan Ini...
Lahir di atas pesawat evakuasi, bayi perempuan Afghanistan diberi nama sesuai dengan kode pesawat. Foto/CNN
A A A
WASHINGTON - Seorang bayi perempuan yang lahir dalam penerbangan evakuasi militer Amerika Serikat (AS) dalam perjalanan ke Pangkalan Udara Ramstein di Jerman pada Sabtu lalu diberi nama Reach. Itu adalah nama kode dari pesawat evakuasi tersebut.

"Kami telah melakukan percakapan lebih lanjut dengan ibu dan ayah bayi itu," kata Jenderal Tod Wolters, komandan Komando Eropa AS dan Panglima Sekutu Tertinggi NATO di Eropa, pada sebuah pengarahan dengan wartawan di Pentagon.

"Mereka menamai gadis kecil itu Reach. Dan mereka melakukannya karena kode panggilan pesawat C-17 yang menerbangkan mereka dari Qatar ke Ramstein adalah Reach," jelasnya seperti dikutip dari CNN, Kamis (26/8/2021).

Orang tua Reach sedang dalam penerbangan dari pangkalan di Qatar setelah melarikan diri dari Afghanistan menyusul pengambilalihan Kabul oleh Taliban.

Komando Mobilitas Udara AS mentweet rincian evakuasi pada hari Minggu, mengatakan seorang ibu telah melahirkan dan mulai mengalami komplikasi sebelum penerbangan mendarat.

Baca juga: Taliban Tidak Izinkan Evakuasi Warga Afghanistan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved