Didakwa Genosida, Mantan Presiden Bolivia Coba Bunuh Diri di Penjara

Senin, 23 Agustus 2021 - 13:16 WIB
loading...
Didakwa Genosida, Mantan...
Mantan presiden Bolivia Jeanine Anez mencoba bunuh diri di penjara. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
LA PAZ - Mantan presiden Bolivia Jeanine Anez mencoba bunuh diri di penjara setelah jaksa mendakwanya dengan genosida atas kematian para pengunjuk rasa pada 2019.

Percobaan bunuh diri itu berlangsung hari Sabtu pekan lalu waktu setempat. Pihak penjara mengatakan Anez sekarang dalam kondisi stabil setelah percobaan bunuh diri.

Baca juga: Perempuan Afghanistan: Milisi Taliban Berhubungan Seks dengan Mayat Wanita

“Kami dapat mengatakan, tanpa ragu, bahwa kesehatannya stabil,” kata Direktur Penjara, Juan Carlos Limpias, kepada wartawan pada hari Minggu.

"Saat ini, dia bersama keluarganya di lembaga pemasyarakatan. Keluarga akan menjadi faktor penting untuk membantu meningkatkan kondisi pikirannya," ujar Limpias, yang dilansir Al Jazeera, Senin (23/8/2021).

Carolina Ribera, putri Anez, mengatakan bahwa Ibunya melakukan upaya bunuh diri pada hari Sabtu karena "depresi parah" akibat penahanannya yang berkepanjangan.

Norma Cueller, pengacara Anez, mengatakan Anez telah melukai dirinya sendiri dengan mengiris lengan bawahnya. “Ini adalah seruan minta tolong dari mantan presiden. Dia merasa sangat dilecehkan," kata pengacara itu kepada wartawan.

Anez, 54, ditahan awal tahun ini atas tuduhan bahwa dia berpartisipasi dalam kudeta untuk menggulingkan mantan Presiden Evo Morales pada 2019.

Dia telah membantah tuduhan itu dan mengatakan dia adalah korban penganiayaan politik. Dia berada di penjara sambil menunggu persidangan.

Baca juga: Taliban Hina Telak AS, Kibarkan Bendera Syahadat Mirip Adegan Imo Jiwa

Pada hari Jumat, Jaksa Agung Juan Lanchipa mengumumkan tuduhan “genosida” terhadap Anez atas dua insiden pada November 2019 di mana total 22 orang tewas dalam bentrokan antara pengunjuk rasa dengan polisi.

Para korban adalah para demonstran pendukung Morales.

Lanchipa mengatakan dia telah menyerahkan dokumen terhadapnya di mana insiden itu "sementara diklasifikasikan sebagai genosida, cedera serius dan ringan dan cedera diikuti dengan kematian".

Anez juga menghadapi tuduhan terorisme, hasutan, dan konspirasi.

Oposisi Bolivia menyesalkan perlakuan pemerintah terhadap Anez dan menyerukan pembebasannya.

Mantan presiden Carlos Mesa menuntut diakhirinya "pemenjaraan politik" dan meminta penyelidikan independen atas kondisinya.

Keluarga Anez telah berulang kali meminta pemerintah untuk memindahkannya ke rumah sakit untuk perawatan hipertensi dan kondisi lainnya.

Anez yang konservatif berkuasa pada November 2019 setelah Morales mengundurkan diri dan melarikan diri dari negara itu setelah berminggu-minggu protes dengan kekerasan atas terpilihnya kembali dalam pemilu yang kontroversial untuk masa jabatan keempat.

Anez dilantik sebagai presiden ketika dia menjadi anggota parlemen paling senior sayap kiri. Namun, lawan politiknya mencela pelantikan itu sebagai kudeta.

Di bawah pemerintahan Anez, Bolivia mengadakan pemilu yang damai dan transparan pada Oktober 2020 di mana anak didik Morales, Luis Arce, menang telak.

Arce kemudian berjanji untuk mengejar mereka yang dituduh melakukan kudeta.

Oposisi Bolivia telah mengecam kurangnya pemisahan kekuasaan di negara itu, dengan mengatakan pengadilan, badan pemilu dan kantor kejaksaan semuanya setia kepada Arce.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
Viral! Pekerja Maskapai...
Viral! Pekerja Maskapai Curi Pesawat dan Bermanuver Gila di Langit hingga Berakhir Maut
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Soroti Kejanggalan,...
Soroti Kejanggalan, Tim Hukum MNC Asia Surati KY dan MA untuk Awasi Sidang Banding Perkara CMNP
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Berita Terkini
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved