Taliban Hina Telak AS, Kibarkan Bendera Syahadat Mirip Adegan Imo Jiwa

Senin, 23 Agustus 2021 - 07:29 WIB
loading...
Taliban Hina Telak AS,...
Unit elite Taliban mengenakan peralatan militer AS yang dirampas berpose mengibarkan bendera syahadat. Pose itu mirip pengibaran bendera AS di Imo Jiwa yang ikonik. Foto/Joe Rosenthal/REUTERS/Jason Reed/Taliban Photo/Twitter
A A A
KABUL - Sebuah unit elite milisi Taliban berpose mengenakan peralatan militer Amerika Serikat (AS) mengibarkan bendera bertuliskan syahadat.

Banyak orang Amerika yang marah menganggapnya sebagai penghinaan telak karena pose itu mirip dengan pengibaran bendera Amerika di Iwo Jima yang ikonik.

Baca juga: Cerita Bendera Afghanistan Ganti 18 Kali, Termasuk Bendera Syahadat oleh Taliban

Dalam sebuah foto yang memantik emosi sebagian besar kalangan konservatif Amerika, anggota unit komando Taliban, Badri 313, terlihat mengenakan kamuflase lengkap dan perlengkapan taktis, termasuk kacamata penglihatan malam—tampaknya menciptakan kembali foto ikonik Perang Dunia II dari pasukan Amerika yang mengibarkan bendera AS di atas Gunung Suribachi selama Pertempuran Iwo Jima pada tahun 1945.

“Tidak ada musuh yang pernah melakukan ini ke Amerika, merusak pengorbanan abadi Iwo Jima, sambil mengenakan peralatan kami. Sampai Biden. Dia telah mengkhianati semua orang Amerika, hidup dan mati,” kata Sebastian Gorka, mantan pejabat di pemerintahan Donald Trump yang dikutip dari akun Twitter-nya @SebGorka, Minggu (22/8/2021).

Sebagian besar kemarahan dan kejengkelan diarahkan secara pribadi pada panglima tertinggi AS, Joe Biden, yang telah menghadapi kritik yang meningkat selama seminggu terakhir untuk penarikan tentara Amerika kacau yang menempatkan nyawa orang-orang Amerika dan sekutunya dalam bahaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved