Kepala Pentagon Tak Menyangka Pemerintah Afghanistan Jatuh dalam 11 Hari
Senin, 23 Agustus 2021 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Deretan Senjata Canggih AS yang Diperoleh Gratis oleh Taliban
Menurut laporan media, warga sipil Amerika dan Afghanistan semakin menjadi sasaran kekerasan dan intimidasi saat mereka melakukan perjalanan ke Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, yang tetap menjadi satu-satunya jalan keluar dari kekacauan ibu kota Afghanistan.
Akibatnya, Kedutaan Besar AS di Kabul mengeluarkan peringatan keamanan pada hari Sabtu, menyarankan orang Amerika untuk tidak melakukan perjalanan ke bandara atau mendekati gerbang bandara. "Kecuali Anda menerima instruksi individu dari perwakilan pemerintah AS," bunyi peringatan kedutaan, mengutip potensi ancaman keamanan di luar bandara.
Pemerintahan Biden telah dikecam karena penanganannya terhadap krisis Afghanistan, dengan banyak yang mempertanyakan apakah presiden seharusnya melanjutkan keputusannya untuk menarik pasukan AS dari negara itu menjelang serangan gencar Taliban dan pengambilalihan kekuasaan.
Setelah serangan cepat, Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus, memaksa pemerintah sipil Afghanistan yang didukung AS jatuh.
Menurut laporan media, warga sipil Amerika dan Afghanistan semakin menjadi sasaran kekerasan dan intimidasi saat mereka melakukan perjalanan ke Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, yang tetap menjadi satu-satunya jalan keluar dari kekacauan ibu kota Afghanistan.
Akibatnya, Kedutaan Besar AS di Kabul mengeluarkan peringatan keamanan pada hari Sabtu, menyarankan orang Amerika untuk tidak melakukan perjalanan ke bandara atau mendekati gerbang bandara. "Kecuali Anda menerima instruksi individu dari perwakilan pemerintah AS," bunyi peringatan kedutaan, mengutip potensi ancaman keamanan di luar bandara.
Pemerintahan Biden telah dikecam karena penanganannya terhadap krisis Afghanistan, dengan banyak yang mempertanyakan apakah presiden seharusnya melanjutkan keputusannya untuk menarik pasukan AS dari negara itu menjelang serangan gencar Taliban dan pengambilalihan kekuasaan.
Setelah serangan cepat, Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus, memaksa pemerintah sipil Afghanistan yang didukung AS jatuh.
(min)
Lihat Juga :