AS Imbau Warganya Hindari Kawasan Bandara Kabul

Minggu, 22 Agustus 2021 - 20:40 WIB
loading...
AS Imbau Warganya Hindari...
Amerika Serikat (AS) mengimbau warganya untuk menghindari kawasan bandara Kabul, Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Amerika Serikat (AS) mengimbau warganya untuk menghindari kawasan bandara Kabul, Afghanistan . Imbauan datang karena adanya kericuhan di sekitar bandara Kabul, ketika ribuan warga Afghanistan memaksa masuk untuk bisa meninggalkan negara itu.

Gambar yang beredar di media sosial pada minggu ini menunjukkan warga Afghanistan bergegas menuju pesawat angkut C-17 AS dan menempel di sisinya. Sebuah video terpisah menunjukkan apa yang tampak seperti dua orang jatuh dari pesawat militer saat terbang keluar dari Kabul.

Sejak itu, kerumunan besar terjadi di bandara di mana Taliban bersenjata telah mendesak mereka yang tidak memiliki dokumen perjalanan untuk pulang. Sedikitnya 12 orang tewas di dalam dan di sekitar landasan pacu tunggal tersebut sejak pekan lalu.

“Karena potensi ancaman keamanan di luar gerbang bandara Kabul, kami menyarankan warga AS untuk menghindari bepergian ke bandara dan menghindari gerbang bandara saat ini,” kata Kedutaan Besar AS di Kabul dalam sebuah pernyataan

“Kecuali Anda menerima instruksi individu dari perwakilan pemerintah AS untuk melakukannya,” sambungnya seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (22/8/2021). Baca juga: Menyerah pada Taliban, Ada Apa dengan 300.000 Tentara Afghanistan Didikan AS?

Sementara itu, sebelumnya Pentagon menyatakan, sejumlah warga AS dipukuli Taliban saat berusaha untuk mencapai bandara Kabul. Ini adalah insiden baru, di mana Taliban melanggar janji mereka, bahwa mereka tidak akan “menyentuh” warga asing.

Juru bicara Pentagon, John Kirby mengatakan, bukan hanya warga AS, sejumlah warga Afghanistan yang berusaha mencapai bandara untuk meninggalkan negara itu, juga ditangkap dan dipukuli, sebelum akhirnya diizinkan memasuki kawasan bandara.

“Kami mengetahui kasus-kasus sporadis, di mana mereka tidak diizinkan, di mana ada beberapa pelecehan yang terjadi, dan ya, beberapa kekerasan fisik telah terjadi dalam seminggu terakhir,” ujarnya. Baca juga: Trump: AS Hadapi Penghinaan Besar karena Kebijakan Biden di Afghanistan

“Apa yang tampaknya terjadi adalah bahwa tidak setiap anggota Taliban mendapatkan arahan atau memutuskan untuk mematuhi arahan untuk mengizinkan orang Amerika pergi ke bandara,” tambahnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved