Trump: AS Hadapi Penghinaan Besar karena Kebijakan Biden di Afghanistan

Minggu, 22 Agustus 2021 - 15:31 WIB
loading...
Trump: AS Hadapi Penghinaan...
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyebut AS hadapi penghinaan besar karena kebijakan Joe Biden di Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump menyebut AS hadapi penghinaan besar karena kebijakan Joe Biden di Afghanistan . Ini adalah serangan terbaru Trump terhadap keputusan Biden menarik pasukan AS di Afghanistan, yang membuka jalan bagi Taliban untukberkuasa kembali di negara itu.

Trump, telah berulang kali menyalahkan Biden, atas jatuhnya Afghanistan ke Taliban, meskipun penarikan pasukan AS yang memicu keruntuhan Afghanistan dinegosiasikan oleh pemerintahannya sendiri.

“Keputusan Biden untuk melakukan penarikan pasukan yang gagal dari Afghanistan adalah tampilan ketidakmampuan kotor yang paling menakjubkan oleh seorang pemimpin negara, mungkin setiap saat,” kata Trump saat berbicara di depan pendukungnya di Cullman, Alabama.

Dia menyalahkan situasi pada Biden yang tidak mengikuti rencana yang dibuat oleh pemerintahannya dan mengeluhkan personel dan peralatan AS tertinggal saat pasukan mundur.

"Ini bukan penarikan. Ini penyerahan total," katanya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (22/8/2021). Baca juga: AS Habiskan Rp30.000 Triliun Lawan Taliban, JK: 12 Tahun Anggaran Kita

Dirinya mengatakan, Taliban, dengan siapa dia telah bernegosiasi, menghormatinya. Dia menyarankan pengambilalihan cepat Afghanistan tidak akan terjadi jika dia masih menjabat.

"Kita bisa saja keluar dengan terhormat. Kita seharusnya keluar dengan terhormat. Dan sebaliknya, kita keluar dengan kebalikan dari kehormatan,” tukasnya. Baca juga: Trump Memaki Ashraf Ghani setelah Afghanistan Jatuh ke Tangan Taliban
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved