Ritual Pemuja Setan Tiba-tiba Muncul saat Siaran Berita Televisi Australia

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 17:05 WIB
loading...
Ritual Pemuja Setan...
Ritual pemuja setan tiba-tiba muncul dalam acara berita televisi Australia, ABC. Foto/twitter
A A A
CANBERRA - Saluran televisi Australia , ABC, tiba-tiba menayangkan kepada pemirsanya cuplikan dari ritual pemujaan setan di tengah-tengah siaran berita rutin.

Kesalahan misterius itu dikaitkan dengan kasus pengadilan saat ini tentang pengajaran Setanisme di sekolah-sekolah.



Kutipan dari siaran berita, yang diposting ABC Media Watch di Twitter, dimulai dengan pembawa acara Yvonne Yong yang memperkenalkan laporan tentang proposal kebijakan Queensland yang akan menerapkan dakwaan pidana untuk pelaku yang melukai atau membunuh anjing dan kuda polisi.

Baca juga: Ismail Sabri Yaakob Jadi Perdana Menteri Malaysia Baru

Saat Yong berhenti dengan canggung, penonton melihat cuplikan tayangan sejumlah orang bermasker mengenakan setelan jas.

Baca juga: Publik Marah, Warga AS Diminta Bayar Rp29 Juta untuk Dievakuasi dari Afghanistan

Siaran kemudian tiba-tiba dipotong dengan tayangan yang tampaknya menjadi bagian tengah dari ritual pemuja setan.

Baca juga: Hizbullah Atur Pengiriman Bahan Bakar Minyak Iran untuk Bantu Lebanon

Seseorang yang mengenakan jubah hitam menyatakan "Salam, Setan," sambil diapit salib besar terbalik yang menyala.

Siaran berita kemudian kembali menayangkan Yong, yang setelah hening sejenak, beralih ke cerita yang berbeda seolah-olah tidak ada yang terjadi.

Tidak jelas apakah rekaman pemuja setan itu adalah bagian dari cerita lain, atau berasal dari tempat lain yang misterius. ABC hingga laporan ini dirilis belum mengomentari masalah tersebut.

Beberapa orang secara online menghubungkan penyembah setan dengan anggota Kuil Setan Noosa, yang saat ini menggugat Departemen Pendidikan Queensland agar kelas pengajaran agama diajarkan di sekolah-sekolah.

Menurut media Australia, para pemuja setan, yang dipimpin Robin Bristow, juga dikenal sebagai Brother Samael Demo-Gorgon, ingin pemerintah federal membatalkan rancangan Undang-undang (RUU) diskriminasi agama dan menggantinya dengan undang-undang hak asasi manusia.

Kuil Setan Noosa me-retweet klip itu, menambahkan pernyataan, "Setan bekerja dengan cara yang misterius."

Komentator di media sosial, bercanda bahwa siaran berita itu jelas "sedikit tidak adil pada setan" dan berharap klip itu tetap berjumlah 666 retweet, yang sekarang telah dilampaui.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved