PBB: Taliban Telah Terapkan Pembatasan ‘Mengerikan’ Terhadap Wanita

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 17:22 WIB
loading...
PBB: Taliban Telah Terapkan...
PBB menyatakan ada laporan bahwa Taliban telah menerapkan pembatasan mengerikan kepada wanita di daerah yang mereka rebut. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - PBB menyatakan ada laporan bahwa Taliban telah menerapkan pembatasan “mengerikan” kepada wanita. Di mana Taliban telah sangat membatasi hak-hak wanita dan anak-anak perempuan Afghanistan di daerah yang mereka rebut.

Taliban telah beringsut lebih dekat ke Kabul dan kendali penuh atas Afghanistan, memicu kekhawatiran akan kembalinya rezim brutal mereka yang digulingkan oleh invasi pimpinan Amerika Serikat tahun (AS)2001.

Di bawah interpretasi ketat kelompok hukum Islam, wanita tidak bisa bekerja, anak perempuan tidak diizinkan untuk bersekolah dan wanita harus menutupi wajah mereka, dan ditemani oleh kerabat laki-laki jika mereka ingin keluar dari rumah mereka.

Wanita yang melanggar aturan terkadang mengalami penghinaan dan pemukulan di depan umum oleh polisi agama Taliban. Baca juga: Anggota Taliban Datangi Bank di Afghanistan, Paksa Karyawan Wanita Berhenti Bekerja

"Saya sangat terganggu oleh indikasi awal bahwa Taliban memberlakukan pembatasan ketat terhadap HAM di wilayah yang mereka kuasai, terutama yang menargetkan perempuan dan jurnalis," kata Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.

“Sangat mengerikan dan memilukan melihat laporan tentang hak-hak yang diperoleh dengan susah payah dari gadis-gadis dan wanita Afghanistan yang direnggut,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Sabtu (14/8/2021).

Dia kemudian memperingatkan bahwa mengarahkan serangan terhadap warga sipil adalah pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan merupakan kejahatan perang. Baca juga: Perang AS di Afghanistan: Habis Rp14.000 T, Tewaskan 3.586 Tentara NATO, lalu AS Hengkang
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Berita Terkini
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Infografis
Harus Melahirkan, Taliban...
Harus Melahirkan, Taliban Tolak Wanita Jadi Menteri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved