Raisi Tunjuk Diplomat Anti-Barat sebagai Menlu Baru Iran
Rabu, 11 Agustus 2021 - 23:41 WIB
loading...
Raisi menunjuk Hossein Amirabdollahian untuk menggantikan posisi Mohammad Javad Zarif sebagai Menteri Luar Negeri Iran. Foto/REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Presiden baru Iran, Ebrahim Raisi dilaporkan menunjuk seorang diplomat anti-Barat sebagai Menteri Luar Negeri baru Iran . Raisi menunjuk Hossein Amirabdollahian untuk menggantikan posisi Mohammad Javad Zarif.
Amirabdollahian adalah seorang diplomat senior Iran. Dia pernah menjabat Wakil Menteri Luar Negeri untuk urusan Arab dan Afrika antara 2011 dan 2016 dan juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Iran untuk Bahrain, serta Wakil Duta Besar Iran di Irak
Penunjukan Amirabdollahian disampaikan Raisis saat mempresentasikan kabinetnya ke parlemen. Di kesempatan yang sama, dia juga menunjuk Javad Owji, mantan Wakil Menteri Perminyakan sebagai Menteri Perminyakan Iran.
Menteri Luar Negeri dan Menteri Perminyakan adalah dua posisi sensitif, dan penting di Iran. Baca juga: Tensi Memanas, Menhan Israel Nyatakan Siap Serang Iran
Menurut seorang pejabat Iran yang terlibat dalam pembicaraan nuklir di Wina, penunjukan Amirabdollahian menunjukan bahwa Teheran akan mengambil jalur keras dalam pembicaraan tersebut.
Amirabdollahian adalah seorang diplomat senior Iran. Dia pernah menjabat Wakil Menteri Luar Negeri untuk urusan Arab dan Afrika antara 2011 dan 2016 dan juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Iran untuk Bahrain, serta Wakil Duta Besar Iran di Irak
Penunjukan Amirabdollahian disampaikan Raisis saat mempresentasikan kabinetnya ke parlemen. Di kesempatan yang sama, dia juga menunjuk Javad Owji, mantan Wakil Menteri Perminyakan sebagai Menteri Perminyakan Iran.
Menteri Luar Negeri dan Menteri Perminyakan adalah dua posisi sensitif, dan penting di Iran. Baca juga: Tensi Memanas, Menhan Israel Nyatakan Siap Serang Iran
Menurut seorang pejabat Iran yang terlibat dalam pembicaraan nuklir di Wina, penunjukan Amirabdollahian menunjukan bahwa Teheran akan mengambil jalur keras dalam pembicaraan tersebut.
Lihat Juga :