Dewan HAM PBB Desak Dunia Cegah ‘Bencana’ di Afghanistan
Rabu, 11 Agustus 2021 - 04:27 WIB
loading...
Dewan HAM PBB meminta negara-negara untuk mengambil tindakan untuk mencegah konsekuensi bencana bagi rakyat Afghanistan. Foto/REUTERS
A
A
A
JENEWA - Dewan HAM PBB meminta negara-negara untuk mengambil tindakan untuk mencegah "konsekuensi bencana" bagi rakyat Afghanistan. Mereka memperingatkan bahwa laporan pelanggaran bisa menjadi kejahatan perang.
"Kegagalan untuk membendung meningkatnya kekerasan dan pelanggaran HAM memiliki konsekuensi bencana bagi rakyat Afghanistan," ujar Komisaris Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet.
Dia mengutip "perang perkotaan" di mana sejumlah warga sipil telah tewas. Bachelet mengatakan, sejak 9 Juli, di empat kota yakni Lashkar Gah, Kandahar, Herat dan Kunduz,setidaknya 183 warga sipil telah tewas dan 1.181 terluka, termasuk anak-anak.
“Ini hanya korban sipil yang berhasil kami dokumentasikan,angka sebenarnya akan jauh lebih tinggi,” kata Bachelet, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (11/8/2021). Baca juga: Taliban Terus Serang Afghanistan Utara, Puluhan Ribu Warga Melarikan Diri
Bachelet mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk menghentikan pertempuran untuk mencegah lebih banyak pertumpahan darah.
"Kegagalan untuk membendung meningkatnya kekerasan dan pelanggaran HAM memiliki konsekuensi bencana bagi rakyat Afghanistan," ujar Komisaris Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet.
Dia mengutip "perang perkotaan" di mana sejumlah warga sipil telah tewas. Bachelet mengatakan, sejak 9 Juli, di empat kota yakni Lashkar Gah, Kandahar, Herat dan Kunduz,setidaknya 183 warga sipil telah tewas dan 1.181 terluka, termasuk anak-anak.
“Ini hanya korban sipil yang berhasil kami dokumentasikan,angka sebenarnya akan jauh lebih tinggi,” kata Bachelet, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (11/8/2021). Baca juga: Taliban Terus Serang Afghanistan Utara, Puluhan Ribu Warga Melarikan Diri
Bachelet mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk menghentikan pertempuran untuk mencegah lebih banyak pertumpahan darah.
Lihat Juga :