Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi

Sabtu, 06 Juni 2026 - 08:35 WIB
loading...
Penasihat Militer Mojtaba...
Mohsen Rezaei, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojataba Khamenei, ancam ubah perang 40 hari menjadi neraka bagi Israel jika Zionis menginvasi Beirut. Foto/Asharq Al-Awsat
A A A
TEHERAN - Penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, Mohsen Rezaei, mengancam akan mengubah wilayah utara Israel menjadi "neraka" jika militer Zionis nekat menginvasi selatan Beirut, Lebanon.

Rezaei, mantan panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dengan pangkat terakhir mayor jenderal, mengatakan pasukan Iran siap telah menunggu momen tersebut.

Baca Juga: Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!

Rezaei, berbicara tentang persiapan militer Iran selama perang baru-baru ini dengan Amerika Serikat dan Israel, menyampaikan pernyataan tersebut pada saat ketegangan meningkat di front Lebanon.

“Yang harus kami lakukan hanyalah menunggu musuh bergerak menuju pinggiran selatan. Semua rudal kami siap, dan kami akan mengubah perang 40 hari di utara wilayah pendudukan menjadi neraka bagi Israel berkali-kali lipat,” kata Rezaei, yang dilansir Middle East Monitor, Sabtu (6/6/2026).

Komentarnya menunjukkan bahwa Iran telah menyiapkan rencana militer yang ekstensif untuk menanggapi setiap kemajuan Israel ke pinggiran selatan Beirut, benteng utama kelompok Hizbullah Lebanon, salah satu sekutu regional utama Teheran.

Sementara itu, pada saat yang bersamaan, Presiden Lebanon Joseph Aoun melontarkan salah satu kecaman paling tajamnya terhadap Hizbullah, Iran, dan IRGC pada hari Jumat. Dia tak terima Teheran dan proksinya ikut campur urusan internal Lebanon.

“Ini bukan negaramu, ini negara kami," kata Aoun. “Bukan tugas Anda untuk ikut campur di negara kami,” lanjut Aoun selama wawancara dengan CNN di istana kepresidenan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved