Jenderal Inggris: Penarikan Pasukan dari Afghanistan adalah Kesalahan, Bisa Bahayakan Eropa

Senin, 09 Agustus 2021 - 20:47 WIB
loading...
Jenderal Inggris: Penarikan...
Richard Barrons, mantan kepala Komando Pasukan Gabungan Inggris, menyebut penarikan pasukan asing dari Afghanistan sebagai kesalahan strategis. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Richard Barrons, mantan kepala Komando Pasukan Gabungan Inggris, menyebut penarikan pasukan asing dari Afghanistan sebagai "kesalahan strategis". Dia memperingatkan bahwa hal ini bisa membahayakan Eropa.

Berbicara saat melakukan wawancara dengan BBC, Jenderal Inggris itu mengaku tidak percaya bahwa penarikan pasukan ini sejalan dengan kepentingan Inggris dan Eropa. Baca juga: Angkatan Laut Inggris: Pembajak Telah Meninggalkan Kapal di Lepas Pantai UEA

"Saya tidak percaya itu demi kepentingan kami sendiri, dalam membuat keputusan untuk pergi, kami tidak hanya, saya pikir, menjual masa depan Afghanistan ke tempat yang sangat sulit, kami juga telah mengirim pesan yang sangat disayangkan ke sekutu di Teluk, Afrika dan Asia,” kata Barrons.

Dia menuturkan bahwa penarikan pasukan ini juga menunjukan bahwa Barat tidak memiliki nyali untuk mengelola krisis yang ada dan memastikan bahwa jika ada krisis kemanusian, mereka tidak menjadi pihak yang disalahkan.

“Kita tidak punya nyali untuk melihat hal-hal ini dan lebih baik pergi daripada memastikan bahwa krisis kemanusiaan atau politik tidak terjadi,” ujarnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (9/8/2021). Baca juga: Taliban Menguat di Afghanistan, Lima Pemimpin Negara Asia Tengah Ketar-ketir

Barrons juga memperingatkan kemungkinan konsekuensi luas dari penarikan itu, dengan kemungkinan teroris dapat menjadi Afghanistan “laboratorium” untuk melancarkan serangan di Eropa dan tempat lain di dunia.

“Kita akan menanggung risiko dengan entitas teroris kembali muncul di Afghanistan untuk membawa kerugian di Eropa dan di tempat lain, jadi saya pikir ini adalah hasil strategis yang sangat buruk,” tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved