Mengganti Senjata Nuklir AS Jadi Tantangan Rumit bagi Eropa

Selasa, 22 April 2025 - 09:14 WIB
loading...
Mengganti Senjata Nuklir...
Prancis ingin senjata nuklirnya gantikan peran senjata nuklir AS sebagai payung keamanan Eropa. Namun, proses ini menjadi tantangan rumit bagi Eropa. Foto/thebulletin.org
A A A
ATHENA - Mengganti senjata nuklir Amerika Serikat (AS) sebagai payung keamanan transatlantik selama lebih dari tujuh dekade akan menjadi tantangan rumit Eropa.

Itu disampaikan Tomas Nagy, seorang peneliti senior tentang pertahanan nuklir, antariksa, dan rudal di lembaga think tank GLOBSEC.

Pembahasan baru di Eropa tentang kemampuan nuklir bermula dari pergeseran signifikan dalam dinamika strategis global, dengan yang paling signifikan adalah fokus pemerintahan baru AS pada Asia-Pasifik dan dorongannya untuk mendistribusikan kembali tanggung jawab dalam NATO.

Baca Juga: 290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Payungi Eropa, Efektifkah Melawan 5.889 Nuklir Rusia?

“Katalisnya adalah pernyataan Menteri Luar Negeri AS Pete Hegseth pada pertemuan menteri pertahanan NATO pada bulan Februari, yang mengisyaratkan bahwa AS perlu membuat pilihan strategis yang sulit, termasuk mengurangi postur kekuatannya di Eropa,” katanya kepada Anadolu, yang dilansir Selasa (22/4/2025).

“Pidato Wakil Presiden [AS] JD Vance di Konferensi Keamanan Munich semakin menyoroti perpecahan politik yang mendalam antara pemerintahan [Donald] Trump dan apa yang saya sebut arus utama Eropa,” kata Nagy, yang sebelumnya menjabat sebagai diplomat dengan pengalaman di Kelompok Perencanaan Nuklir NATO.

"Hal ini telah memicu rasa ketidakpastian di Eropa dan Anda dapat melihat bahwa Eropa sedang memikirkan kembali cara yang seharusnya dilakukan untuk mempertahankan diri,” paparnya.

Menggarisbawahi bagaimana perang Rusia-Ukraina telah menyoroti kerentanan benua Eropa terkait pencegahan nuklir, dia mengatakan keraguan awal Eropa untuk memasok Kyiv dengan sistem militer canggih, seperti rudal jelajah dan pesawat, karena takut memicu eskalasi nuklir dengan Rusia—mengungkapkan kesenjangan penting dalam kemampuan strategisnya.

“Senjata nuklir tidak akan menjamin stabilitas atau menyelesaikan setiap masalah keamanan, tetapi tampaknya menjadi alat yang berguna untuk mengelola eskalasi, dan Eropa sebenarnya takut berakhir tanpa pencegahan nuklir yang kuat dan kredibel,” jelasnya.

Momen Emmanuel Macron?


Usulan Presiden Prancis Emmanuel Macron baru-baru ini untuk memperluas payung nuklir negaranya ke seluruh Eropa mungkin tampak menarik pada nilai nominalnya, tetapi Nagy memperingatkan bahwa hal itu menghadapi kendala praktis dan politik yang cukup besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved