Stockholm Tolak Evakuasi Penerjemah Pasukan Swedia di Afghanistan

Senin, 09 Agustus 2021 - 15:57 WIB
loading...
Stockholm Tolak Evakuasi...
Dewan Imigrasi Swedia dilaporkan menolak untuk mengevakuasi warga Afghanistan yang menjadi penerjemah pasukan Swedia. Foto/REUTERS
A A A
STOCKHOLM - Dewan Imigrasi Swedia dilaporkan menolak untuk mengevakuasi warga Afghanistan yang menjadi penerjemah pasukan Swedia. Setidaknya ada 15 warga Afghanistan yang menjadi penerjemah selama Swedia terlibat dalam misi NATO di Afghanistan.

Partai oposisi Swedia telah mendesak Dewan Migrasiuntuk memberikan penerjemah dan karyawan lokal yang berkolaborasi dengan militer Swedia prioritas dalam sistem kuota pengungsi. Menurut mereka, orang-orang itu telah memberikan kontribusi penting bagi upaya Swedia di Afghanistan.

Namun, menurut Menteri Kehakiman dan Migrasi Sosial Swedia, Morgan Johansson itu mungkin melanggar Konstitusi Swedia, yang mencegah pemerintah untuk campur tangan dalam kasus-kasus individu. Sikapnya didukung oleh Menteri Pertahanan Peter Hultqvist.

Keputusan ini, bagaimanapun, dikecam keras, karena banyak yang bergegas untuk menunjukkan bahwa tidak kurang dari 9.000 warga Afghanistan sebelumnya menerima izin tinggal meskipun ada penolakan dari Badan Migrasi.

"Swedia telah beberapa kali mengubah dan membengkokkan aturan untuk memberi 9.000 warga Afghanistan tanpa alasan suaka kesempatan untuk tinggal di Swedia,” kata jurnalis Swedia, Fredrik Johansson. Baca juga: Bebas Masker, Swedia Catat Nol Kematian Akibat COVID-19
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved