AS Cabut Keringanan Sanksi bagi Anggota Perjanjian Nuklir, Iran: Tak Masalah

Kamis, 28 Mei 2020 - 21:45 WIB
loading...
AS Cabut Keringanan...
Iran mengatakan, keputusan AS mengakhiri keringanan sanksi bagi negara-negara yang masih dalam perjanjian nuklir Iran tidak terlalu bermasalah bagi mereka. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran mengatakan, keputusan Amerika Serikat (AS) mengakhiri keringanan sanksi bagi negara-negara yang masih dalam perjanjian nuklir Iran tidak terlalu bermasalah bagi mereka. Teheran kemudian menyebut langkah itu sebagai upaya putus asa AS dalam menekan Iran.

"AS telah mengambil langkah dalam upaya untuk mengalihkan opini publik dari kekalahan yang berkelanjutan di tangan Iran," kata Behrouz Kamalvandi, juru bicara organisasi Energi Atom Iran, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (28/5/2020).

"Mengakhiri keringanan untuk kerja sama nuklir dengan Iran, secara efektif tidak berdampak pada kelanjutan kerja Iran pada apa yang ditekankan Iran itu adalah program energi nuklir murni sipil," sambungnya.

Keputusan AS, katanya, merupakan tanggapan atas pengiriman bahan bakar Iran ke Venezuela, yang juga di bawah sanksi AS dan kemajuan signifikan dari industri nuklir Iran.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Mike juga mengatakan AS akan menghentikan keringanan sanksi yang telah memungkinkan perusahaan-perusahaan Rusia, China, dan Eropa untuk melanjutkan pekerjaan dalam membangun situs-situs nuklir Iran, yang menurut AS rentan digunakan untuk mengembangkan senjata.

Selain itu, AS juga menjatuhkan sanksi pada dua pejabat nuklir Iran, Majid Agha'i dan Amjad Sazgar. Pompeo, mengatakan Agha'i dan Sazgar dijatuhi sanksi karena mereka diduga terlibat dalam pembuatan senjata pemusnah masal.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved