Tentara China Ikut Perang Sokong Rusia Melawan Ukraina, AS Cemas

Rabu, 09 April 2025 - 09:51 WIB
loading...
Tentara China Ikut Perang...
Pasukan Ukraina menangkap dua tentara China yang berperang membela Rusia di Donetsk, mengindikasikan kertelibatan Beijing dalam perang Moskow-Kyiv. Foto/Telegram @zelenskyy_official
A A A
KYIV - Pasukan Ukraina telah menangkap dua tentara China yang berperang membela Rusia di Donetsk, mengindikasikan keterlibatan Beijing dalam perang Moskow-Kyiv. Keterlibatan dua tentara Beijing itu memicu kecemasan Amerika Serikat (AS) sebagai pendukung utama Kyiv.

Mengacu pada penangkapan kedua tentara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh bahwa China telah bergabung dengan upaya perang Rusia. Zelensky mengunggah video di media sosial pada hari Selasa yang memperlihatkan kedua tentara China tersebut.

"Ini terjadi di wilayah Ukraina—di wilayah Donetsk," katanya, seperti dikutip AFP, Rabu (9/4/2025).

Baca Juga: Eks Jenderal Tertinggi Ukraina Ungkap Senjata Rahasia AS dalam Perang Melawan Rusia

Video tersebut memperlihatkan seorang pria mengenakan seragam militer dengan tangan terikat, menirukan suara dari pertempuran dan mengucapkan sejumlah kecil kata dalam bahasa Mandarin, selama wawancara dengan seorang pejabat Ukraina yang tidak terlihat.

Pada satu titik dia terdengar mengucapkan kata "komandan".

Moskow dan Beijing dalam beberapa tahun terakhir membanggakan kemitraan "tanpa batas" mereka dan memperdalam kerja sama politik, militer, dan ekonomi sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Menanggapi laporan pada hari Selasa, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Tammy Bruce mengatakan kepada wartawan: "Sangat mengganggu dengan ditangkapnya tentara China".

"China adalah pendukung utama Rusia dalam perang di Ukraina. China menyediakan hampir 80 persen barang serbaguna yang dibutuhkan Rusia untuk mempertahankan perang," katanya.

"Kerja sama yang berkelanjutan antara kedua kekuatan nuklir ini hanya akan semakin berkontribusi pada ketidakstabilan global dan membuat Amerika Serikat dan negara-negara lain kurang aman, kurang terlindungi, dan kurang sejahtera," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved