Kelabakan Hadapi COVID-19 Varian Delta, China Lockdown Jutaan Orang

Selasa, 03 Agustus 2021 - 09:25 WIB
loading...
A A A
Direktur Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (AS) Rochelle Walensky mengatakan varian Delta telah terbukti jauh lebih menular daripada varian COVID-19. "Pada pertengahan Juli varian ini menyebar dengan efisiensi luar biasa dan sekarang mewakili lebih dari 83% virus yang beredar di Amerika Serikat," klaimnya.

Dengan demikian, China telah bergerak cepat untuk menahan penyebaran varian baru COVID-19 dan kemungkinan kasus apa pun. Semua penerbangan dari Nanjing telah dibatalkan hingga 11 Agustus, tetapi itu tidak menghentikan penyebaran virus di dalam negeri itu sendiri.

Pemerintah daerah di kota-kota besar, termasuk Beijing, telah melakukan tes terhadap jutaan penduduk sambil mempertahankan tindakan karantina yang ketat di setiap daerah yang berpotensi terinfeksi.

Baca juga: Jerman Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan untuk Pertama Kalinya

Beijing telah memotong semua perjalanan kereta api, bus, dan udara dengan daerah-daerah yang telah mendeteksi kasus baru. Hanya "pelancong penting" yang diizinkan masuk selama mereka memberikan tes asam nukleat negatif.

"Kota ini masih suram dan rumit," kata seorang pejabat di pusat kota Zhuzhou di provinsi Hunan, Senin, saat memerintahkan penguncian ketat selama tiga hari untuk lebih dari 1,2 juta penduduk. Pejabat itu berbicara dalam kondisi anonim.

Kasus-kasus baru ditemukan pada hari Senin di tujuan wisata populer Hainan, yang menunjukkan masalah negara itu hanya akan bertambah parah dalam beberapa hari mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China dan Tibet Kembali...
China dan Tibet Kembali Bersitegang soal Masa Depan Dalai Lama
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Situs Radar hingga Pangkalan Militer Dibombardir
Trump Blak-blakan kepada...
Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!
Rekomendasi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
Berita Terkini
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved