Kelabakan Hadapi COVID-19 Varian Delta, China Lockdown Jutaan Orang

Selasa, 03 Agustus 2021 - 09:25 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, pembuat kebijakan di China berada di bawah tekanan untuk memastikan bahwa sementara populasi dilindungi, ekonomi tidak terlalu tegang.

Ekonomi China secara keseluruhan tidak kebal. Ini tumbuh lebih lambat dari yang diharapkan pada April-Juni, karena harga bahan baku yang terus tinggi, belanja konsumen yang hati-hati dan pasar real estate yang lemah.

"Varian Delta adalah ujian terbesar dari strategi nol COVID China sejak wabah awal tahun lalu," kata Julian Evans-Pritchard, ekonom senior China di Capital Economics.

“Tetapi mengingat rekam jejak negara dalam menangani virus sejauh ini, asumsi kami adalah bahwa mereka akan menghentikan wabah sebelum lepas kendali. Tentu saja, hal itu akan menimbulkan biaya ekonomi.”

Yangzhou, dekat Nanjing, telah berjuang melawan meningkatnya kasus virus corona sejak Rabu pekan lalu. Banyak pabrik dan perusahaan logistik di kota berpenduduk 5 juta orang itu tutup karena karyawannya mengantre untuk menjalani tes, beberapa hingga tiga kali seminggu.

"Kami tidak dapat mengirimkan barang karena perusahaan pengiriman memberi tahu kami bahwa mereka telah menangguhkan layanan mereka," kata seorang manajer pabrik mainan bermarga Wang.

"Dalam beberapa hari terakhir, banyak tempat telah dikunci secara bertahap. Kami secara resmi diberitahu untuk menghentikan operasi hari ini, dan semua karyawan kami tidak datang ke pabrik."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved